Yamaha: Bukti Email Beraroma ‘Kartel’ Bos Yamaha Tak Terlaksana

1
101
Yamaha
Yamaha
Sidang pertama dugaan kartel harga skutik 110-125cc oleh YIMM dan AHM. Foto: KPPU

Jakarta (naikmotor) – Sidang kartel harga skutik 110-125cc oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memasuki agenda tanggapan dari terlapor yakni PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM). YIMM dan AHM ditersangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Bukti dua email (surat elektronik)  yang dihadirkan oleh investigator KPPU adalah  dari Presiden Direktur YMIM Yoichiro Kojima yang ditujukan kepada internal YMIM pada 2014. Isi email itu adalah YMIM harus mengikuti kenaikan harga yang dilakukan AHM. Sebelum adanya email tersebut, keduanya (YIMM dan AHM) telah bertemu saat golf.

Dyonisius Beti, Executive Vice President YIMM menegaskan bila  email dan pertemuan di lapangan golf tidak dapat dijadikan bukti. Alasannya, email yang diterima Dyon adalah pernyataan sepihak Kojima.

“Email tersebut tidak pernah dikomunikasikan kepada AHM,” tegas Dyon dalam penjelasannya di depan majelis komisi KPPU di Jakarta (26/7/2016).

Selanjutnya, email tersebut tidak pernah di tindak lanjuti oleh Dyon. Bila memang ada perjanjian antara Yamaha dengan Honda maka akan ada perjanjian secara resmi tidak melalui email. Sedangkan untuk pertemuan golf merupakan kegiatan pribadi Yoichiro Kojima, saat pertemuan tersebut tidak ada pembahasan bisnis.

Dengan alasan tersebut, Dyon berharap majelis komisi yang terdiri dari Tresna P. Soemardi (ketua), dengan anggota majelis Munrokhim Misanam dan R. Kurnia Sya’ranie untuk tidak akan menindak lanjuti penyelidikan perkara kartel motor tersebut.

Sedangkan tanggapan dari AHM tidak dilaksanakan pada sidang kali ini. Penjelasan dari AHM akan dilakukan pada 28 Juli 2016.

Sementara  itu, salah satu anggota komisioner KPPU Dr. Sukarmi SH dalam sebuah wawancara memberi sinyal KPPU memiliki saksi kunci. Dan berharap saksi ini bisa memberi penjelasan perihal bukti-bukti yang dimiliki KPPU pada dugaan kartel harga skutik 110-125cc oleh Yamaha dan Honda. (Wl/nm)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*