AHM Dorong Lulusan SMK Menjadi Usahawan

0
AHM_kembangkan-wirausaha-bengkel
Wirausaha muda alumni SMK binaan AHM, Dedy Adi Candra (kanan kedua) didampingi Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin (kanan), Deputy Head Technical Service Division PT MPM Satyo Prahnowo (kiri), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Syaiful Rachman, MM, MPd (kiri kedua), dan Deputy Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Drs. H. Sakhyan Asmara, M.SP. (kiri ketiga) memantau tools dan perlengkapan bengkel yang didonasikan. Foto: AHM

Sidoarjo (naikmotor) – PT Astra Honda Motor (AHM) mencanangkan Program Pemberdayaan Lulusan SMK sebagai program yang berkesinbungan dengan pengembangan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda untuk para guru dan siswa di SMK di seluruh Indonesia.

Pencanangan Program Pemberdayaan alumni SMK ini dilaksanakan di Gedung Learning Center PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM-main dealer sepeda motor Honda area Jawa Timur dan NTT) di Sidoarjo (5/12/2015).

Upaya pemberdayaan generasi muda alumni SMK jurusan Teknik Sepeda Motor Honda ini pun turut mendapat perhatian besar dari pemerintah. Dalam acara ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia memberikan bantuan dana kepada wirausaha muda alumni SMK binaan AHM yaitu Dedy Adi Candra (21).

Selain itu, Ahmad Muhibbuddin yang juga merupakan Deputy Head of Corporate Communication AHM turut memberikan donasi seperangkat tools dan sarana bengkel guna pengembangan lebih lanjut usaha perbemgkelan yang dirintis Dedy.

Dedy terpilih dipercaya untuk menjadi pilot wirausaha muda karena sebagai alumni SMK, anak muda ini dinilai memiliki semangat dan kemauan yang besar untuk berwirausaha di bidang perbengkelan. Minat dan potensinya terlihat sejak ia duduk di bangku sekolah sehingga keterampilannya terus didorong untuk menjadi wirausaha mandiri oleh sekolah.

Sejak lulus SMK, Dedy langsung mengaplikasikan ilmu dari KTSM Honda dengan mendirikan bengkel kecil di rumah orangtuanya di daerah Gempol, Pasuruan dengan peralatan dan modal seadanya. Dedy mampu melayani servis 150 sepeda motor Honda per bulan dan dia juga memberi kesempatan alumni SMKnya untuk bekerja di bengkelnya.

“Kami ingin membangun jembatan untuk dunia pendidikan dan dunia industri. Kami wujudkan link and match sekolah dengan dunia kerja melalui Program Pendidikan Sekolah Satu Hati. Kami ingin melangkah lebih maju dengan mengembangkan Program Pemberdayaan Lulusan SMK jurusan Teknik Sepeda Motor Honda. Kami ingin alumni SMK bisa mempraktekkan ilmunya dengan memberikan layanan service di bengkel yang mereka kelola sendiri,” ujar Ahmad Muhibbuddin.

Sementara itu, untuk memperluas implementasi Program Pendidikan Satu Hati, di hari yang sama AHM bersama MPM melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 16 SMK di wilayah Jawa Timur.

Penandatangan kerja sama ini semakin memperbanyak jumlah SMK yang mengimplementasikan KTSM Honda yang secara nasional saat ini sudah mencapai 465 SMK. Sebanyak 66 SMK di antaranya berada di wilayah Jawa Timur. (rls/NM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here