Perubahan Teknis Terlalu Banyak, Tim Manufaktur Butuh Waktu Riset

0
58
MotoGP2016ok
Tim-tim manufaktur di MotoGP 2016 masih memerlukan riset untuk perubahan ECU dan ban. Foto: MotoGP

Lesmo (naikmotor) — Perubahan teknis yang terjadi dari MotoGP musim 2015 ke musim kompetisi 2016, memang dirasakan sangat besar. Bagi tim manufaktur, mereka takkan punya acuan yang riil tentang perubahan yang ada. Lantaran perubahan karakter ban, kemudian ECU dan beberapa komponen di motor barunya sendiri, bakal sulit menilai performa maksimalnya.

Kouichi Tsuji selaku pimpinan grup Yamaha di MotoGP menegaskan bahwa bakal sulit mencari mana bagian yang mereka harus utamanya. Mengingat ada tiga hal baru yang harus mereka gunakan saat ini.

“Tahun 2009, adalah perubahan besar terakhir pada sisi teknis di MotoGP, yang bersentuhan dengan regulasi ban. Kami mengembangkan motor dan ban yang beradaptasi dengan riset yang kami lakukan. Sejak penggunaan satu brand ban saja, kami harus meriset motor berdasarkan pakem ban yang sudah ditetapkan. Lalu sekarang kami dihadapkan pada banyak perubahan secara bersamaan, rasanya akan sulit mengukur pasti bagian mana yang membuat pembalap tak kompetitif,” ujar Tsuji.

Meski demikian, Tsuji juga tak bisa menutup optimismenya pada sisi perubahan pemasok ban di MotoGP. “Saya rasa ban takkan memberikan masalah yang terlalu besar, terlepas dari karakter yang sangat berbeda dengan ban Bridgestone. Tapi yang kami khawatirkan adalah dari sisi elektronika. Perangkat lunak akan menjadi bagian yang cukup sulit bagi kami, setelah selama ini menggunakan ECU sendiri. Tapi dengan kerja keras, rasanya itu semua bisa kami lalui.”

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sendiri belum bisa berkomentar banyak dengan bagian yang membuat mereka tak begitu kompetitif pada sesi tes resmi pasca menjalani MotoGP 2015. Berkebalikan dengan anggapan Tsuji, keduanya malah menganggap bahwa penggunaan ban Michelin tahun ini, bakal membuat mereka bekerja lebih keras. (Spy/NM)

LEAVE A REPLY

*