Percepat Konversi Kementerian ESDM Gandeng UKM, Targetkan Hemat BBM Rp2,78 juta/Motor

0
20
Kementerian ESDM mengGandeng UKM
Konversi Vespa menjadi KLBB di bengkel Elders Garage. Foto: dok NMC

NaikMotor – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 13 juta kendaraan listrik tersedia pada 2030, salah satu langkahnya dengan konversi. Untuk mempercepat konversi Kementerian ESDM menggandeng UKM.

Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Ketenagalistrikan, Sripeni Inten Cahyani menjelaskan, pemerintah menargetkan 6 juta kendaraan roda dua dapat dikonversi hingga 5 tahun mendatang. Untuk itu, Kementerian ESDM telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Koperasi dan UKM, (8/2/2022). MoU itu dalam rangka membangun sinergi untuk pengembangan dan pemberdayaan pelaku UKM dalam transformasi kendaraan listrik.

Plt. Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana, menyatakan, (13/1/2022) “Kementerian ESDM telah menetapkan Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) menargetkan sebanyak 13 juta unit Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda dua akan tersedia pada tahun 2030.”

“Untuk memenuhi target GSEN tahun 2030 sejumlah 13 juta unit kendaraan roda 2, maka potensi penghematan BBM sekitar Rp 36 triliun per tahun dan menurunkan emisi GRK 7,5 juta ton CO2 per tahun”, sambung Dadan.

Dadan menguraikan pengguna sepeda motor konversi menghemat pengeluaran biaya BBM Rp. 2,78 juta/ tahun, belum termasuk biaya ganti oli. Jika saat ini populasi kendaraan roda dua di Indonesia sebanyak 115 juta (data BPS 2020), maka program ini berpotensi menghasilkan efisiensi penggunaan BBM Rp. 319 triliun rupiah/tahun serta menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 65 juta ton CO2. (Rls/NM)

LEAVE A REPLY

*