Ride Height Adjuster di MotoGP Mulai Dilarang pada 2023

0
30
Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia, pembalap tim Ducati Levono. Foto: MotoGP

NaikMotor – Pengatur ketinggian motor (Front Ride Height Adjuster) mulai dilarang pada musim 2023. Keputusan ini diambil terkait keselamatan para pembalap MotoGP.

Pengumuman ini disampaikan setelah hasil pertemuan yang diadakan di Lusail, Qatar (4/3/2022) oleh Komisi Grand Prix yang terdiri dari Carmelo Ezpeleta (Dorna), Paul Duparc (FIM), Herve Pocharal (IRTA), dan Biense Bierma (MSMA), dibantu oleh Jorge Viegas (FIM), Carlos Ezpeleta (Dorna), Mike Trimby (IRTA), dan Corrado Cecchinelli (Direktur Teknologi).

Delegasi Komisi Grand Prix diminta untuk mempertimbangkan dua usulan alternatif mengenai hal ini. Keduanya memiliki tujuan untuk mencegah peningkatan kinerja lebih lanjut dan peningkatan biaya pengembangan. Setelah mempertimbangkan proposal, peraturan berikut disetujui dengan suara bulat.

Efektif mulai tahun 2023, MotoGP melarang penggunaan perangkat apapun yang mengubah atau menyesuaikan ketinggian pengendaraan bagian depan sepeda motor saat kendaraan bergerak.

Keputusan Direktur Teknis ini akan bersifat final dan juga menentukan di mana perangkat pengatur ketinggian bagian depan motor hanya boleh dioperasikan atau diizinkan satu kali, yakni di awal balapan (perangkat ‘holeshot’) pada saat start.

Perangkat ini pertama kali diuji oleh Ducati. Inovasi pabrikan asal Italia ini memungkinkan pembalap merendahkan bagian depan motor saat menikung agar dapat melaju lebih kencang saat keluar tikungan.

Namun, perangkat ini diprotes oleh Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), Joan Mir (Suzuki Ecstar), dan Marc Marquez (Repsol Honda). Protes ini menghasilkan pertemuan Komisi Grand Prix tersebut dan berujung pada pelarangan peranti ini mulai 2023. (Galih/Prob/NM)

LEAVE A REPLY

*