Pesan Menperin untuk Garansindo

0
96
Menperin_saleh_Husin_Booth_Garansindo_IIMS_2016
Menteri Perindustrian saleh Husin (berbaju batik) berada di atas Ducati Panigale R. Foto: Yusuf Arif

Jakarta (naikmotor) – Booth Garansindo World di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 mendapat kunjungan Menteri Perindustrian, Saleh Husin, (8/4/2016). Dalam kesempatan itu Menperin mengapresiasi langkah Garansindo menampilkan produk-produk premiumnya di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Bahkan Menteri Saleh Husin sempat mencoba beberapa produk yang ditawarkan, seperti Ducati Scramber, Panigale R dan sepeda motor listrik Zero SR yang dikustom menjadi cafe racer.

Dhani Yahya, managing director PT Garansindo Euro Sports, menyatakan, “Garansindo sebagai APM lokal, tentu berkeinginan meningkatkan serapan pasar meski pangsa yang premium (niche). Penjualan yang tinggi artinya pemasukan buat negara juga besar dari sektor pajak.”

Dhani melanjutkan, “Menperin juga berjanji akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait kebijakan fiskal, agar ekonomi membaik, daya beli meningkat. Bagi kami volume penjualan membaik, tentu prinsipal akan tertarik untuk memproduksinya (Ducati) secara lokal. Karena APM Ducati sudah di tangan pengusaha dalam negeri (Garansindo) sejak Januari 2016. Apalagi ketika beliau tahu harga Ducati Scrambler Sixty2 sekitar Rp 199 juta (CBU Thailand) maka jika diproduksi secara lokal tentu akan lebih baik lagi harganya.

Untuk menuju ke sana tentu harus ada upaya untuk peningkatan volume, seperti dengan tampil all out di IIMS ini. Kita tentu butuh dukungan Pemerintah, dengan pengurangan bea masuk dan pajak lainnya.”

Menperin saat itu berujar, “Kalau bisa produksinya kita tarik kemari (dalam negeri), lisensinya dari sini. Karena pasar roda dua di Indonesia sangat besar. Dan saat ini pendapatan per kapita Kita tengah naik.”

Dhani lebih lanjut memaparkan, “Saat mencoba Panigale R, Menperin menyinggung soal MotoGP di Indonesia 2018, yang tentu akan mendongkrak posisi Indonesia, Malaysia bisa menyelenggarakan dan Thailand banyak memliki sirkuit, tentu Indonesia bisa.”

Menperin juga sempat menanyakan keberadaan Scooter Listrik Garansindo-ITS, “Kami belum tampilkan karena masih prototype,” jawab Dhani. “Tetapi Kami sampaikan bahwa Zero cafer racer kustom yang beliau coba, memang produk Amerika, tetapi teknologinya telah kita terapkan pada scooter listrik tersebut. Dan customized pada Zero itu karya anak bangsa (builder White Collar Bike-Bandung) yang tengah kita tawarkan sebagai acuan ubahan Zero di luar negeri juga, Zero Motorcycles menyambut dengan baik. dan Menperin sangat impresif untuk ini,” tutup Dhani. (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*