Panduan Test Ride untuk Komunitas Vespa Bersama Piaggio Indonesia

1
333
Test_ride_clinic_Piaggio_Indonesia_JDDC_10
PT Piaggio Indonesia mengadakan test ride clinic bersama 10 komunitas Vespa di Jakarta dengan instruktur Jusri Pulubuhu dari JDDC, Kamis (26/5/2016) di Gandaria City. Foto: YA

Jakarta (naikmotor) – Test ride atau ujicoba motor baru selama ini kerap kali kurang mendapat panduan yang baik dalam praktiknya, hanya berbekal produk knowledge. PT Piaggio Indonesia (PID) mencoba mengedukasi para pengguna Vespa melalui Test Ride Clinic saat menjajal empat produk baru andalannya di acara Piaggio City di parkiran Gandaria City, Kamis (26/5/2016).

Dengan menghadirkan Jusri Pulubuhu, direktur training Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), PT PID yang didukung NaikMotor.com mengajak 10 komunitas Vespa untuk memahi teknik memperlakukan skuter dengan baik.

10 komunitas yang mengikuti rangkaian Test Ride Clinic adalah Kutu Community, Kutu Distri Bekasi, Kutu Distrik Tangerang, Kutu Distrik Depok, AJM Skuter n Prend, Kemang Vespa, BVL, Biscoot, Vespa Balap Indonesia dan Skuteran.

Test_ride_clinic_Piaggio_Indonesia_JDDC_1

Menurut Robby Gozal, PR and Communications Manager PID, kegiatan ini diadakan untuk memberikan kesempatan para komunitas Vespa dalam mengetahui empat produk terbarunya dengan dibekali pengetahuan khusus serta menjadi ajang silaturahmi antarklub.

“ Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peluncuran empat produk terbaru PID, yakni Piaggio Liberty 150 ABS, Piaggio Medley 150 ABS, Vespa Sprint dan Vespa Primavera dengan teknologi i-get (Italian Green Experiemce Technology). Dengan pembekalan materi soal safety riding yang baik tentu teman-teman komunitas bisa mengetahui lebih jauh performanya,” ujar Robby.

Acara dimulai dengan pembekalan teori oleh Jusri Pulubuhu tentang bagaimana memperlakukan motor baru khususnya skutik dengan melihat konstruksi bodi, diameter ban termasuk pengetahuan soal rem ABS.

Test_ride_clinic_Piaggio_Indonesia_JDDC_3

“Sangat perlu pemahaman sebelum mencoba motor baru mengenai fitur-fitur penting seperti rem serta pengetahuan dasar dalam berkendara menggunakan skuter. Ini akan menjadi panduan kita untuk mengetahui kemampuannya saat berbelok atau bermanuver dan melalui kondisi jalanan lainnya,” sebut Jusri.

Jusri kemudian mempraktikan teknik pengereman dilanjutkan dengan cara bermanuver di jalur sempit dan menkung lalu zig-zag serta saat melalui jalanan jelek. Di akhir sesi, seluruh peserta ditantang untuk melakukan permainan Rodeo Contetst dimana dari lima skuteris yang melakukan kesalahan karena kaki turun atau menjatuhkan cone dianggap gugur saat meliwati trek.

“ Terima kasih atas ilmu safety riding-nya, acaranya seru dan banyak manfaat yang bisa diambil. Dan tentunya juga bisa menjajal produk baru Piaggio dan Vespa,” jelas Guntur Leo Perkasa dari Kutu Community yang menjadi juara pertama di kontes ini. (Arif/nm)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*