Menariknya, VR46 tidak akan menggantikan TrackHouse, tim satelit Aprilia saat ini. Sebaliknya, Aprilia kemungkinan akan menurunkan dua tim satelit, sebuah keuntungan besar dalam hal pengumpulan data dan pengembangan motor RS-GP.
Proyek ambisius VR46-Aprilia ini kabarnya didukung oleh koneksi penting, yakni Davide Brivio, pemilik TrackHouse dan juga teman dekat Valentino Rossi. Brivio adalah tokoh kunci yang pernah meyakinkannya untuk pindah ke Yamaha pada tahun 2004.
Dalam visi jangka panjang ini, VR46 bahkan memiliki “mimpi” untuk merekrut bintang muda, Pedro Acosta, untuk memacu salah satu Aprilia RS-GP mereka pada musim 2027.
Lalu, apa yang menjadi pemicu keretakan hubungan dengan Ducati? Konon, salah satu penyebab utamanya adalah bocornya hasil tes rahasia Francesco Bagnaia di Misano. Pada saat itu, Francesco Bagnaia dikabarkan menguji GP24 milik Franco Morbidelli secara diam-diam. Sayangnya, informasi ini bocor.
Salah satu sumber yang mengonfirmasi informasi ini secara langsung di jaringan resmi MotoGP adalah Paul Grandson. Grandson membenarkan bahwa informasi tersebut seharusnya tetap rahasia.
“Ia ingin informasi tersebut tetap rahasia. Di paddock yang sangat politis, kesalahan seperti ini bisa dengan cepat menjadi perpecahan,” demikian kutipan mengenai insiden tersebut.




