
1. Rutin Membersihkan Velg
Velg jari-jari memiliki banyak celah kecil yang mudah menahan debu dan lumpur. Jika kotoran dibiarkan menumpuk, terutama pada velg berbahan baja, karat bisa muncul dan menyebar ke bagian lain. Bersihkan velg hingga ke sela-selanya, lalu keringkan dengan kain bersih setelah dicuci atau setelah melewati hujan.
2. Menjaga Tekanan Angin Ban
Karena umumnya menggunakan ban dalam (tube type), tekanan angin ban harus stabil. Tekanan yang terlalu rendah membuat beban velg meningkat ketika melewati jalan rusak. Sebagai acuan umum, gunakan tekanan sekitar 28 psi untuk ban depan dan 32 psi untuk ban belakang, kecuali motor Anda memiliki rekomendasi berbeda.
3. Memeriksa Kekencangan Jari-jari
Keistimewaan velg jari-jari adalah sifatnya yang dapat disetel. Jika ada jari-jari yang mengendur, motor bisa terasa tidak stabil. Lakukan pengecekan rutin untuk memastikan seluruh jari-jari dalam kondisi kencang dan seimbang.
Untuk perawatan yang lebih menyeluruh, lakukan pengecekan di AHASS secara berkala. Mekanik berpengalaman dapat mendeteksi masalah lebih dini, memastikan kondisi velg tetap aman, dan menggunakan komponen asli yang lebih tahan lama. (Rls/NM)



