3. Waspadai Risiko Aquaplaning
Aquaplaning terjadi saat ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat lapisan air, sehingga kendaraan terasa melayang dan sulit dikendalikan. Jika hal ini terjadi, tetap tenang dan hindari pengereman mendadak. Kurangi kecepatan secara perlahan dan jaga kemudi tetap lurus hingga traksi ban kembali normal.
4. Hindari Genangan Air yang Tidak Diketahui Kedalamannya
Genangan air dapat menutupi lubang atau benda berbahaya di jalan. Jika memungkinkan, hindari genangan tersebut. Namun bila terpaksa melintas, lalui dengan kecepatan sangat rendah untuk meminimalkan risiko kehilangan kendali atau kerusakan mesin. Setelah melewatinya, tekan rem secara perlahan untuk membantu mengeringkan kampas rem.
5. Menepi Adalah Pilihan Terbaik Saat Kondisi Terlalu Berbahaya
Apabila hujan semakin deras dan membahayakan, segeralah menepi dan berhenti di lokasi yang aman, seperti area istirahat atau bahu jalan yang jauh dari arus lalu lintas. Nyalakan lampu hazard sebagai tanda bahwa sedang berhenti. Ingat, keselamatan selalu lebih penting daripada ketepatan waktu. (Rls/NM)



