AISI: Data Penjualan Motor 2025 Tumbuh 1,3 Persen, Bagaimana 2026?

0

Hasil komoditi luar pulau yang positif menjadi penyeimbang pelemahan daya beli di Pulau Jawa yang tahun lalu beberapa industri kesulitan sehingga terpaksa merumahkan karyawan. Upaya membuat pasar agar tetap bergairah juga dilakukan para pelaku industri dengan menghadirkan produk-produk sepeda motor terbaru untuk konsumen. AISI juga menggelar acara pameran sepeda motor tahunan Indonesia Motorcycle Show (IMOS).  Tercatat 103.789 pengunjung hadir dengan lebih dari 1.500 unit sepeda motor terjual dan nilai transaksi yang tercatat sebesar Rp 70 miliar.

Sementara Prediksi Pasar 2026, AISI melihat pasar domestik masih memiliki potensi untuk terus bertumbuh dengan berbagai tantangan ekonomi. Pemberlakuan opsen sebagai pajak tambahan yang diberlakukan di awal tahun oleh sejumlah pemerintah daerah, dikhawatirkan akan menjadi batu ujian pertama bagi pelaku industri di awal tahun.

 ”Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” ujar Sigit. Sigit mengungkapkan efek berganda kondisi geopolitik global berpotensi memengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik. Selain pertumbuhan ekonomi, harga komoditas dan kondisi cuaca akan mempengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini.

Dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga akan mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik. ”Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit,” katanya. (rls/NM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − 1 =