Selain fungsi perubahan warna, e:Drylens tetap mempertahankan peran utamanya sebagai sistem anti-kabut. Dengan konsep visor berlapis ganda, teknologi ini dirancang untuk secara signifikan mengurangi embun saat berkendara di kondisi dingin atau hujan, sehingga visibilitas pengendara tetap optimal.
Meski menawarkan teknologi canggih, e:Drylens saat ini masih memiliki keterbatasan. Sistem ini hanya kompatibel dengan visor Shoei tipe CWR-F2 dan CWR-F2R, yang berarti baru bisa digunakan pada model helm tertentu. Namun, melihat potensinya, besar kemungkinan Shoei akan memperluas kompatibilitasnya ke lini helm lain seperti adventure dan sport-touring di masa mendatang.
Hal lain yang perlu diperhatikan, e:Drylens saat ini baru dipasarkan secara resmi di Jepang dengan harga 27.500 Yen Jepang atau setara Rp2,9 jutaan. (Yuka/NM)




