NaikMotor – KTM AG mengonfirmasi pemangkasan sekitar 500 pekerjaan sebagai bagian dari langkah pengurangan biaya besar-besaran pasca-kebangkrutan.Kebijakan ini menjadi sinyal dimulainya era baru KTM di bawah kendali Bajaj Auto.
Sebagian besar pemutusan hubungan kerja diperkirakan akan berdampak pada karyawan bergaji serta manajemen tingkat menengah. Langkah ini dilakukan seiring perubahan nama perusahaan induk dari Pierer Mobility AG menjadi Bajaj Mobility AG, yang secara resmi menghapus nama Stefan Pierer sebagai mantan pemilik mayoritas.
Perubahan tersebut menegaskan peralihan kepemilikan KTM ke tangan raksasa otomotif asal India, Bajaj Auto, dan menandai babak baru bagi pabrikan motor asal Austria itu.
Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan KTM AG tercatat 3.794 orang, turun signifikan dari 5.310 orang pada tahun sebelumnya. Pemangkasan ini merupakan bagian dari program penyesuaian global yang bertujuan memperkuat daya saing jangka panjang dengan menekan biaya tetap, menyederhanakan struktur perusahaan, memfokuskan portofolio produk, serta mengoptimalkan jaringan produksi dan manajemen internasional.

Restrukturisasi ini juga memunculkan indikasi bahwa KTM berpotensi memindahkan sebagian produksi ke luar negeri, mengurangi investasi di sektor olahraga balap, serta memangkas model sepeda motor yang dinilai kurang menguntungkan.




