Kesempatan emas ini diraih Veda berkat prestasinya sebagai runner up Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) 2025. Meski belum genap berusia 18 tahun, pencapaian tersebut membawanya langsung naik kelas ke GP Moto3. Pada musim 2026, Veda akan membela Honda Team Asia bersama pebalap asal Jepang, Zen Mitani.
Sementara itu, Mario Suryo Aji akan menjalani musim ketiganya bersama Honda Team Asia di kelas GP Moto2. Lulusan AHRS tahun 2016 ini terus mempersiapkan diri selama jeda musim dengan menjaga kondisi fisik dan meningkatkan performa balapnya bersama pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM).
“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya terus berupaya untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario.
Pembalap asal Magetan, Jawa Timur ini telah mendapatkan pembinaan dari AHM sejak usia 12 tahun. Karier internasionalnya dimulai dari Thailand Talent Cup, berlanjut ke Asia Talent Cup, ARRC, hingga FIM CEV Moto3 Junior World Championship atau kini dikenal sebagai FIM JuniorGP. Pada musim lalu, salah satu hasil terbaiknya diraih saat seri Amerika Serikat dengan finis di posisi kesembilan.
Perjalanan Mario dan Veda tak lepas dari peran Astra Honda Racing School sebagai fondasi pembinaan balap. Sejak berdiri pada tahun 2010, AHRS telah meluluskan lebih dari 150 pebalap muda Indonesia.




