Waspada Penyebab Masalah Saklar Motor, Lakukan Servis Berkala di AHASS

0

Salah satu penyebab paling umum adalah saklar yang kotor dan berdebu. Debu jalanan, pasir halus, hingga sisa air hujan dapat masuk ke celah saklar dan menempel pada kontak listrik di dalamnya.

Gejala awal biasanya ditandai dengan tombol yang terasa keras atau kurang responsif. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menghambat aliran listrik dan menyebabkan saklar tidak bekerja secara maksimal.

Selain itu, komponen internal saklar juga dapat mengalami keausan. Penggunaan sepeda motor secara rutin dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas bagian dalam saklar, seperti pegas, plat kontak, maupun material plastik kecil yang berperan penting dalam kinerjanya.

Paparan air berlebih juga menjadi faktor utama munculnya karat pada kontak saklar. Motor yang sering digunakan saat hujan atau disimpan di area lembap memiliki risiko lebih tinggi mengalami korosi. Karat pada kontak listrik dapat menghambat aliran arus, sehingga meski saklar tampak normal dari luar, fungsinya tidak berjalan dengan baik.

Gangguan pada saklar juga tidak selalu berasal dari unit saklar itu sendiri. Masalah pada kabel kelistrikan, seperti kabel putus, longgar, atau korsleting, dapat mengganggu fungsi saklar meskipun kondisinya masih terlihat baik.

Faktor lain yang perlu diwaspadai adalah modifikasi kelistrikan yang tidak sesuai standar. Penggunaan saklar aftermarket tanpa perhitungan yang tepat dapat menyebabkan ketidakstabilan arus listrik, mempercepat kerusakan saklar, serta berdampak pada komponen kelistrikan lainnya.

Baca Juga: Jalan Licin Karena Hujan, Begini Berkendara dengan Aman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + two =