Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan cedera yang dikaitkan langsung dengan cacat tersebut. KTM juga bergerak cepat dengan menyiapkan solusi teknis. Dalam program recall ini, pabrikan akan mengganti pegas standar samping lama dengan versi baru yang dilengkapi lapisan karet. Pembaruan ini bertujuan meredam getaran mesin sekaligus memberikan perlindungan tambahan pada pegas.
Tidak hanya itu, KTM juga akan memasang sensor standar samping baru. Sensor ini dirancang untuk menyesuaikan rentang aktivasi sakelar standar samping sehingga sistem keselamatan saat motor beroperasi dapat bekerja lebih optimal.
KTM North America telah memberi tahu jaringan dealernya terkait recall ini sekitar 19 Desember 2025. Sementara itu, pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan terdaftar direncanakan mulai dikirimkan sekitar 17 Februari 2026.
Bagi pengguna, kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa komponen kecil sekalipun, seperti standar samping, memiliki peran besar terhadap keselamatan berkendara. Di sisi lain, langkah cepat KTM dalam mengakui masalah dan menyediakan solusi patut diapresiasi. (Yuka/NM)




