Hal senada disampaikan Team Manager VR46 Racing Team, Gianluca Falcioni. Menurutnya, Mandalika memiliki karakter sirkuit dan lingkungan yang ideal untuk proses pembelajaran balap.
“Mandalika menawarkan karakter sirkuit dan lingkungan yang sangat baik untuk proses pembelajaran. Program seperti ini menjadi ruang penting untuk membangun fondasi teknis dan mental yang kuat bagi talenta lokal agar dapat berkembang secara bertahap,” ujarnya.
Dari sisi pembalap, Franco Morbidelli, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, menekankan pentingnya proses jangka panjang dalam dunia balap.
“Balap motor bukan hanya tentang hasil setiap balapan, tetapi tentang bagaimana seorang pembalap berkembang setiap hari. Memahami motor, tim, dan diri sendiri adalah kunci untuk bertahan dan terus naik level di dunia balap,” ungkap Morbidelli.
Antusiasme juga datang dari peserta program. Arai Agaska, salah satu pembalap Mandalika Racing Series yang terpilih, mengaku termotivasi mengikuti pembinaan ini.
“Pengalaman teman-teman yang pernah mengikuti VR46 Riders Academy sebelumnya benar-benar membuka perspektif saya. Mereka tidak hanya cerita soal latihan di lintasan, tapi juga tentang bagaimana cara berpikir dan bersikap sebagai pembalap profesional. Itu yang membuat saya semakin termotivasi untuk bergabung dan belajar langsung di akademi ini,” ujar Arai Agaska.





