Performa Acosta meningkat signifikan pada musim 2025. Ia mencatatkan total 12 podium, terdiri dari lima balapan Grand Prix dan tujuh sprint race, sekaligus menutup musim di posisi keempat dunia. Sebaliknya, Brad Binder justru mengalami musim tersulitnya di MotoGP karena gagal meraih satu pun podium sepanjang tahun.
Dalam klasemen pabrikan MotoGP 2025, KTM harus puas berada di posisi ketiga di belakang Ducati dan Aprilia. Hasil ini menurun dibanding musim 2024, ketika pabrikan asal Austria tersebut masih menempati posisi kedua.
Meski begitu, kebangkitan KTM terlihat jelas setelah jeda musim panas. Pengembangan RC16 mulai membuahkan hasil, dan Pedro Acosta tampil sebagai langganan podium di paruh kedua musim.
Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Aki Ajo, menilai progres tersebut sebagai fondasi penting menuju MotoGP 2026.
“Tahun lalu sangat istimewa bagi kami setelah awal yang sulit. Kami terus meningkat sepanjang musim. Saya benar-benar merasa bahwa kami telah membuat langkah besar ke depan secara keseluruhan dalam hal komunikasi dan menyederhanakan banyak aspek,” tegas Aki Ajo.
“Melalui pemahaman dan peningkatan harian, semuanya mulai berjalan lancar dan hasilnya pun menyusul. Anda hanya perlu fokus pada langkah-langkah kecil setiap hari karena tidak mudah untuk membuat kemajuan besar dalam waktu singkat. Kami tahu potensi motor, para pembalap, tim, dan grup ini. Ini berarti kita dapat menantikan potensi untuk tahun 2026; kami akan terus bekerja dengan sabar.”





