Sementara itu, saat ini hanya Yamaha yang memegang konsesi level D. Sehingga mereka diperbolehkan menurunkan pembalap utama mereka (Quartararo & Rins) lebih awal untuk mempercepat pengembangan mesin V4 terbaru.
Dengan status konsesi Peringkat D, Yamaha mendapatkan “headstart” atau keuntungan waktu dibandingkan Ducati, Aprilia, dan KTM. Hal ini sangat krusial karena Yamaha sedang melakukan revolusi teknis besar dengan berpindah dari mesin Inline-4 ke V4.
Kehadiran mesin V4 Yamaha menjadi pusat perhatian utama di paddock, menandai transisi besar dari mesin Inline-4 tradisional mereka demi mengejar ketertinggalan tenaga dari Ducati dan Aprilia
Proyek mesin baru Yamaha menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan di tangan Jack Miller (Pramac) dan rekan-rekannya. Meskipun cuaca lebih panas dan lembap, performa Yamaha terlihat meningkat drastis dibanding musim lalu.
Di hari ke-2 Tas Shakedown, Jack Miller mencatatkan waktu tercepat 1:57,908, unggul tipis 0,025 detik. Catatan ini hampir satu detik lebih cepat dibanding waktu terbaik Yamaha di tes tahun 2025.
Fabio Quartararo sendiri memulai musim 2026 dengan kuat, menempatkan kedua motornya di jajaran lima besar. Sedangkan Toprak Razgatlioglu terus beradaptasi dengan mesin V4 dan ban Michelin, berhasil memangkas waktu 0,8 detik dari hari pertama dan berada di 10 besar. (Afid/nm)

