
“Di sektor otomotif sendiri, kita memiliki 41 pabrikan dengan kapasitas produksi hampir 2,6 juta unit per tahun. Untuk R2 dan R3 dengan 82 pabrikan dan kapasitas produksi 11,2 juta unit per tahun.”
“Meski secara penjualan otomotif dalam negeri di penghujung 2025 menghadapi tekanan, Namun, Januari 2026 mulai terlihat perubahannya.Pemulihan ini ditopang oleh kinerja ekspor serta kecepatan pengembangan kendaraan elektrifikasi.”
“Data penjualan 2025 mengalami tekanan cukup signifikan, dan berat. Penjualan wholesales 803 ribu unit atau turun 7,2 persen dibandingkan 2024, 856 ribu unit.”
“Sebaliknya kendaraan elektrifikasi positif, penjualan kendaraan listrik (BEV) melonjak dari 43 ribu pada 2024 menjadi 103 ribu unit di 2025.”
“Tren tersebut menunjukan adanya pergeseran signifikan menuju kendaraan ramah lingkungan. Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mencapai target Nett Zero Emission (NZE) paling lambat 2060 bahkan untuk sektor manufaktur kami set target NZE dicapai 10 tahun lebih cepat dibandingkan nasional.” pungkasnya. (Afid/nm)



