Principal Niti Racing, Angela Khuu, menegaskan bahwa keikutsertaan tim di ajang ini merupakan langkah strategis membawa motorsport Indonesia ke level global.
“Kami berada di FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 pada ajang MotoGP sebagai tim pertama Indonesia di panggung global. Semua peserta menggunakan motor yang sama, sehingga peluangnya setara. Ini kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa kami lakukan,” jelas Angela. Ia menambahkan, “Hal pertama adalah membangun tim yang kuat. Semua orang harus saling memahami dan bekerja bersama. Banyak pekerjaan besar datang dari manusianya, bukan hanya dari sisi teknis.”
Dukungan juga datang dari Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria.
“Kami sangat mendukung tim dan pembalap Indonesia yang memanfaatkan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai tempat persiapan menuju ajang internasional. Ini menunjukkan bahwa sirkuit kita bukan hanya venue balap, tetapi juga fasilitas berstandar dunia untuk pembinaan dan pengujian,” ujar Priandhi Satria. Ia berharap langkah Niti Racing mampu membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia motorsport.
Sesi uji coba di Mandalika menjadi simbol awal perjalanan Niti Racing di Bagger World Cup 2026. Kolaborasi Dimas Ekky Pratama dan Oscar Gutierrez mencerminkan sinergi Indonesia dan Eropa dalam satu visi untuk bersaing secara profesional di panggung dunia, dengan optimisme tinggi menyambut seri pembuka di Austin. (Yuka/NM)





