Ekosistem ini mencakup banyak elemen penting, mulai dari pembangunan sirkuit, regulasi oleh Ikatan Motor Indonesia, kejuaraan nasional seperti Mandalika Racing Series, hingga peran tim balap dan akademi dalam membina talenta muda sejak dini.
Selain itu, dukungan pemerintah juga terlihat dari sisi moral dan diplomasi olahraga. Momen pertemuan antara pembalap Indonesia dengan Prabowo Subianto yang difasilitasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta kehadiran juara dunia Marc Marquez, menjadi bukti nyata perhatian negara terhadap perkembangan motorsport nasional.
Meski begitu, Eddy Saputra menilai masih ada kesenjangan pemahaman di masyarakat terkait besarnya peran pemerintah dalam membangun ekosistem ini. Tidak sedikit yang menganggap dukungan pemerintah hanya muncul saat pembalap meraih prestasi.
“Padahal kenyataannya jauh lebih kompleks. Semua saling terhubung dalam satu ekosistem,” jelas Eddy Saputra.
Menurutnya, investasi besar seperti pembangunan sirkuit dan penyelenggaraan event internasional bukanlah hasil instan, melainkan fondasi jangka panjang.
Kehadiran MotoGP dan ajang balap lainnya di Mandalika memberikan exposure global, menarik sponsor, serta membuka peluang bagi pembalap Indonesia untuk berkembang.
“Kalau dilihat jangka pendek memang tidak selalu terlihat hasilnya. Tapi dalam jangka panjang, inilah yang akan melahirkan pembalap-pembalap Indonesia kelas dunia,” ungkap Eddy Saputra.





