Ketiga, kondisi ban. Perjalanan jauh dapat memengaruhi tekanan dan permukaan ban. Pastikan tidak ada retakan, benjolan, serta tekanan angin sesuai standar agar tetap aman digunakan.
Keempat, rantai dan gear untuk motor non-matic. Komponen ini rentan kotor dan aus setelah perjalanan panjang. Pembersihan dan pelumasan ulang diperlukan agar performa tetap optimal.
Kelima, aki dan sistem kelistrikan. Penggunaan lampu, klakson, dan starter secara intens bisa memengaruhi kondisi aki. Pemeriksaan diperlukan agar semua fitur kendaraan tetap berfungsi normal.
“Sepeda motor yang digunakan untuk perjalanan jauh mengalami beban kerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan penggunaan harian. Oleh karena itu, setelah mudik, sangat penting untuk melakukan pengecekan menyeluruh, terutama pada komponen vital seperti oli, rem, dan ban. Langkah ini tidak hanya menjaga performa motor tetap prima, tetapi juga meminimalisir potensi risiko saat kembali digunakan beraktivitas,” ujar Wahyu Budhi.
Sebagai dukungan layanan, jaringan AHASS Jakarta – Tangerang siap melayani servis dengan standar resmi Honda. Konsumen juga bisa memanfaatkan aplikasi WANDA untuk booking servis tanpa antre.





