Puncak kekecewaan Quartararo terlihat di MotoGP Amerika. Ia hanya finis ke-11 di sprint race dan ke-17 pada balapan utama, tanpa meraih poin sama sekali.
“Jujur, saya rasa tidak ada yang bisa dipetik dari balapan seperti ini,” katanya dikutip dari As.com, ia turut mengungkapkan kekecewaan atas performa motor yang terus berubah namun belum menemukan solusi.
“Saya mengalami masa yang sangat sulit hari Minggu ini. Motornya banyak berubah. Saya mencoba melakukan beberapa hal sedikit berbeda, bereksperimen selama balapan, karena kami tertinggal jauh sehingga saya bisa mencoba beberapa hal kecil, tetapi jelas itu tidak berhasil,” jelasnya.
Quartararo bahkan mengakui bahwa musim ini akan berjalan berat bagi Yamaha, dengan solusi yang belum terlihat dalam waktu dekat.
“Saya sudah memperkirakan ini akan menjadi musim yang sangat panjang. Tim tidak tahu bagaimana cara memperbaiki semua masalah yang kami miliki dengan motor,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga fokus dan mental tim menghadapi situasi sulit ini, sambil berharap ada perbaikan di seri-seri berikutnya. (Yuka/NM)





