
Berbeda dengan baterai lithium-ion konvensional, baterai solid-state menggunakan material padat sebagai penghantar listrik. Teknologi ini menawarkan kepadatan energi lebih tinggi, bobot lebih ringan, serta daya tahan yang lebih baik. Selain itu, tingkat keamanannya juga lebih tinggi karena lebih tahan terhadap panas dan risiko kebakaran.
Donut Lab mengklaim baterai ini memiliki kepadatan energi hingga 400 Wh/kg, yang jauh lebih tinggi dibanding baterai konvensional saat ini.
Jika terbukti konsisten, teknologi ini berpotensi mengubah industri kendaraan listrik secara global.
Meski begitu, pengembangan baterai solid-state masih menghadapi tantangan, mulai dari pemilihan material, stabilitas suhu, hingga produksi massal yang efisien.
Sejumlah pihak juga masih menunggu pembuktian performa jangka panjang di penggunaan nyata.




