Tangsel ‘Curi Start’ Persiapkan Pembalap untuk PON 2020

0
139
Cabang Balap Motor Porkot Tangsel
Pekan Olahraga Kota (Porkot) Tangerang Selatan berlangsung 19-20 Oktober 2016. Foto: Istimewa

NaikMotor – IMI Tangerang Selatan tengah mengambil ancang-ancang untuk menggembleng atlet balap motor yang akan ambil bagian di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 bersama Provinsi Banten.

Meski waktu persiapan masih panjang, IMI Tangsel tak ingin membuang waktu. Pembalap-pembalap lokal yang terlihat memiliki potensi gemilang langsung direkrut untuk menjalani pelatihan intensif.

Beberapa cara dilakukan untuk mendapatkan bibit-bibit pembalap muda, salah satunya lewat ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) Tangerang Selatan 2016.Para jawara direkrut untuk mengikuti pelatihan.

“Di ajang Porkot ini terlihat pembalap-pembalap yang punya potensi. Kami rekrut mereka untuk mengikuti pelatihan di Tangsel untuk persiapan Porda dan nantinya berlanjut ke PON. Pelatihan akan kami mulai awal tahun 2017 mendatang,” ujar ketua Harian IMI Tangsel, H. Bahrudin.

Sirkuit Skuadron 21 Sena Lanud Pondok Cabe akan menjadi tempat latihan pembalap Tangsel. Motor yang digunakan mengikuti standar yang dipakai di Porkot dan PON, yakni 125cc dan 150cc.

“Skuadron sudah kasih izin pakai lahannya untuk latihan atlet balap motor Tangsel. Untuk motor, kami mengupayakan motor 125cc dan 150cc dari pabrikan. Mungkin akan pinjam dari dealer besar di Tangsel, pilihannya Honda atau Yamaha,” ungkap H. Bahrudin.

Pemusatan latihan akan fokus menggembleng kesiapan fisik para atlet. “Porsi latihan 70 (persen) fisik dan 30 (persen) itu di trek,” jelas pria ramah itu.

Program pelatihan digagas IMI Tangsel, guna mengangkat pamor Provinsi Banten di ajang balap motor nasional. Persiapan yang dilakukan dari jauh-jauh hari diharapkan bisa membuat atlet Banten tampil membanggakan di ajang PON.

“kami ingin Banten memiliki atlet yang benar-benar siap untuk mengikuti ajang balap motor nasional, termasuk PON. Kami di Tangsel sudah membuat Porkot untuk mencari pembalap terbaik, semoga kota lain (di Banten) juga melakukan hal yang sama, supaya nanti bisa diseleksi lagi pembalap terbaik untuk mewakili Banten,” ucap H. Bahrudin. (Yudistira/nm)

LEAVE A REPLY

*