Rossi Lebih Memilih Pedrosa Ketimbang Vinales Menjadi Tandemnya.

0
68
Rossi Lebih Memilih Pedrosa Ketimbang Vinales Menjadi Tandemnya.
Rossi menganggap Vinales tidak akan berbeda dari Lorenzo. Foto: Crash Media

NaikMotor – Kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati mulai tahun 2017 sempat menjadi angin segar buat Valentino Rossi. Namun, kedatangan Maverick Vinales diramalkan tidak akan membuat situasi lebih baik. Rossi lebih memilih Pedrosa ketimbang Vinales menjadi tandemnya.

kan perginya salah satu pembalap terbaik dunia dari garasi Yamaha. Vinales datang sebagai suksesor, sekaligus ancaman baru buat Rossi yang masih berhasrat mengejar gelar juara dunia kedelapan di MotoGP, dan ke-10 di semua kelas grand prix.

Jiwa muda dan karakter kuat Vinales diyakini Rossi akan membuat panas hubungan di dalam tim. Menjelang kompetisi MotoGP 2017, pembalap berusia 37 tahun itu memprediksi Vinales akan menjadi sosok yang sama dengan Lorenzo.

“Ketika saya tahu Lorenzo akan pergi (dari Yamaha), saya berpikir itu bagus. Sangat Sulit menjadi rekan satu tim pembalap secepat Lorenzo, dan saya pikir akan lebih baik (bertandem) dengan orang lain. Tetapi kelihatannya keadaan akan sama saja dengan (kehadiran) Maverick,” curhat Rossi kepada Motorcyclenews.

Jika boleh memilih, pemilik sekolah balap VR46 Academy itu akan menunjuk Dani Pedrosa untuk menemaninya di tim Garpu Tala.

“Perdrosa akan menjadi rekan satu tim yang lebih baik. Dia sedikit lebih muda (dari saya), tapi ia akan menjadi (saingan) yang berat. Tapi, saya tidak punya hak dalam kontrak untuk menentukan rekan setim saya—Yamaha memutuskan itu tanpa melibatkan saya,” ujar Rossi.

Meskipun Rossi menunjukan kegelisahannya akan kehadiran Vinales, pembalap lain memandang bahwa duet Yamaha tahun 2017 akan sangat berbahaya. Rossi masih sangat cepat di usia 37 tahun, sedangkan Vinales pembalap muda yang sudah menunjukkan kapasitasnya sebagai pembalap yang mampu memenangkan balapan di MotoGP.

Juara dunia MotoGP 2016, Marc Marquez menganggap duo Yamaha akan menjadi pesaing terberatnya tahun depan.

“Yamaha akan sangat kuat dengan dua pembalapnya, dan Jorge dengan Ducati. Ancaman terberat untuk saya, mungkin Vinales/Rossi atau Rossi/Vinales. Sangat dini mengatakan Maverick lebih sulit dikalahkan ketimbang Valentino, tapi dia (Vinales) cukup cepat,” urai Marquez. (Yudistira/nm)

 

LEAVE A REPLY

*