Sistem Pendeteksi Jenis Ban Michelin Dicoba di Tes MotoGP Australia

0
64
Sistem Pendeteksi Jenis Ban Michelin Dicoba di Tes MotoGP Australia
Tim Michelin tengah mengukur suhu di Sirkuit Phillip Island pada hari kedua Tes MotoGP Australia. Foto: Twitter

NaikMotor – Selain mencoba perangkat baru di motor masing-masing, 14 pembalap MotoGP juga menjajal sistem pendeteksi jenis ban Michelin yang terkoneksi dengan ECU dan ditransmisikan oleh transponder ke track timing untuk disajikan dalam siaran live televisi pada hari kedua tes MotoGP Australia 2017 (16/2/2017).

Dengan sistem tersebut, penonton tayangan MotoGP bisa mengetahui jenis ban apa yang digunakan oleh setiap pembalap. Jika saat ini informasi soal penggunaan ban hanya ditampilkan sebelum start balapan dan hanya sekilas, nantinya pilihan ban akan muncul di layar televisi selama race  berlangsung.

Sistem tersebut digunakan untuk mempermudah pengenalan tipe ban, yang saat ini hanya bisa dilihat dari label berwarna yang tersemat di sisi ban. Saat pembalap melaju kencang, tentunya label tersebut sangat sulit untuk dliihat.

Sistem yang digunakan menerapkan teknologi wireless. Informasi ditransmisikan dari ECU kemudian disalurkan melalui transponsder kepada track timing untuk kemudian dipublikasikan kepada khalayak. Pada tes MotoGP Australia, 14 pembalap mencoba perangkat tersebut.

day_2_test_motogp_australia-4

Michelin menempatkan sistem monitoring tekanan ban (TPMS), yang berkomunikasi secara elektronik dengan ECU untuk log tekanan ban. Kini, selain tekanan ban dimasukkan pula data lainnya seperti kompon. Data itu diinformasikan ke Dorna dan pimpinan lomba melalui transponder secara wireless saat pembalap pertama kali keluar menuju trek. Dari Pimpinan Lomba barulah identitas ban tadi diinformasikan kepada tim yang bisa memonitornya di TV. Kelemahan sistem ini, data ban bisa ditransmisikan satu kali saja, sebab setelah itu TPMS tidak lagi mengirimkan sinyal ke ECU dan transponder.

Selain menerapkan sistem pendeteksi jenis ban Michelin secara nirkabel, para rider yang melakukan tes juga diberikan alokasi dua ban depan dengan kompon baru. Ban tersebut diklaim bisa memberikan kontrol yang lebih baik dan lebih cepat panas (membuat grip optimal), yang mana dua aspek tersebut diminta oleh banyak pembalap selama liburan kompetisi.

Jadi, di hari kedua, setiap pembalap memiliki dua jenis ban depan dan tiga jenis ban belakang yang bisa dicoba. Tiga tipe ban belakang memiliki konstruksi berbeda-beda. Ketiganya dibuat untuk membrikan traksi dan stabilitas yang lebih baik.

Sejauh ini, catatan waktu pembalap meningkat signifikan dibandingkan hari pertama. Maverick Vinales sudah bisa menundukan masa putaran 1 menit 28,847 detik. (Yudistira/nm)

 

LEAVE A REPLY

*