Mengapa Rossi Tak Bersalah Usai Insiden dengan Marquez?

0
1640

Marquez-Bandel

Argentina (naikmotor) – Direksi balap MotoGP di Argentina (19/4), langsung melakukan investigasi singkat mengenai insiden yang terjadi antara Marc Marquez dan Valentino Rossi di tikungan ke-5. Dimana insiden tersebut membuat Marquez gagal finish karena terjatuh usai senggolan dengan Rossi.

Hasilnya, direksi balap menyatakan bahwa Rossi tak bersalah dalam insiden tersebut. Artinya itu murni kecelakaan dalam balapan yang bisa terjadi pada siapa pun dalam posisi seperti itu. Insiden ini mirip dengan senggolan antara Johann Zarco dengan Xavier Simeon di Moto2 Austin akhir pekan lalu.

Jika merunut kronologi kejadiannya pun memang akan didapat hasil yang sama dengan investigasi yang dilakukan direksi balap. Menjelang tikungan kelima, Rossi yang berada tepat di belakang Marquez melakukan memang selalu melakukan manuver late braking dengan cara pemengambil jalur paling dalam. Berkebalikan dengan Marquez yang selalu mengambil jalur sebelah luar.

Sehingga terkesan Rossi mengambil celah yang ada dari sang juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 itu. Meski demikian, Marquez yang punya peluang buka gas lebih dulu lantaran motor sudah lebih terarah ke tikungan, tak menyangka bahwa dalam waktu yang bersamaan, Rossi mengambil jalur yang selalu Ia ambil seperti di lap-lap sebelumnya.

Marquez yang tak mau mengalah pun langsung bersenggolan dengan Rossi tepat di tikungan. Senggolan kedua yang membuat Marquez terjadi ketika keduanya akan bermanuver ke kiri. Sesuai racing line, Rossi sebagai pembalap di depan, berhak melanjutkan racing line yang Ia miliki. Sementara Marquez yang berada di belakang tetap memaksa jalurnya.

Alhasil ban belakang motor Yamaha M1 pun jadi sasaran ban depan RC213V tunggangan Marquez yang tetap memaksa untuk bertarung dengan Rossi di tikungan. Alhasil clipping tyre pun terjadi dan membuat Marquez terjatuh.

Tentu cukup merugikan, lantaran gap dengan Rossi akan bertambah besar. Ini harusnya jadi pelajaran, untuk tak memaksakan performa motor. Apalagi dari sisi statistik perbandingan performa Marquez dan Rossi saat balapan, cukup signifikan. Rossi konsisten mencetak lap tercepat 1:39, sementara Marquez cenderung fluktuatif antara 1:40.

Marquez sendiri mengaku bahwa Ia mengeksplorasi ban motornya lebih dalam agar ada pertarungan dengan Rossi. Namun itu tak cukup, karena beda performa cukup jomplang antara keduanya. “Memalukan harus senggolan seperti itu. Tapi banyak hal yang harus dipelajari dari insiden ini. Apalagi Ia adalah pembalap idolaku. Sekarang kami ingin fokus ke seri selanjutnya di Jerez, Spanyol,” klaim Marquez. (Spy/NM) Foto: Screenshot MGP

 

LEAVE A REPLY

*