Klep FNI Bersiap Masuk Aftermarket Melawan Produk Impor

0
1766

Klep-FNI-aftermarket

Cikarang (naikmotor) – Valve, katup atau klep salah satu komponen vital bahkan jantung dari mesin. Karena itu materialnya harus tahan aus, tahan gesekan dan anti crack. Klep FNI bersiap masuk aftermarket melawan produk impor.

Sebagai market leader untuk komponen klep, PT Federal Nittan Industries (FNI), yang mengawali produksi sejak 2006, telah menjadi penyuplai kebutuhan klep untuk mesin kendaraan di Indonesia. Perusahaan joint venture antara Nittan Valve Co., Ltd Jepang dan Astra Otoparts Tbk tersebut menghasilkan 90 jenis klep untuk kebutuhan mesin.

FNI telah menjadi pilihan para produsen otomotif dengan kualitas yang dimilikinya dimana holing company di Jepang juga turut menjadi pemasok klep untuk mesin high performance seperti Formula One dan juga MotoGP. Selain perangkat teknologi yang dimilikinya, keunggulan dari produk FNI adalah material yang sepenuhnya diboyong dari Jepang.

“Sampai saat ini kita belum menemukan material lokal sebagai bahan baku, semuanya masih kita impor dari Jepang. 98% pasar OEM sekarang berdasarkan spesifikasi khusus sesuai permintaan mereka,” sebut Aloysius Agus Supriyanto, Director PT FNI saat menemani kami melakukan kunjungan ke pabriknya di Kawasan Industri MM2100 Cikarang.

Di tengah kelesuan pasar otomotif, FNI telah menyiapkan strategi untuk tidak sekadar menjadi penyuplai pabrikan OEM, namun juga membidik pasar aftermarket.” Kapasitas produksi kita tahun ini bisa mencapai 160 ribu/hari meningkat dari tahun lalu sekitar 90 ribuan. Ini salah satu persiapan kita masuk pasar aftermarket menjelang AFTA akhir tahun ini dengan target 30%. Dan kita telah menyiapkan line khusus untuk memproduksi klep aftermarket,” beber Aloysius.

FNI, ditambahkan Aloysius sudah mulai masuk ke pasar aftermarket Malaysia bulan ini termasuk pengembangan market lokal dengan menggandeng tim balap Ahmad Jayadi. “Kita siap melawan produk impor yang ada di pasaran dengan harga lebih murah sekitar 20% dari OEM. Sementara sekarang baru pihak Aspira yang menyerap produk kita di angka 40 ribuan perbulan,” sebutnya.

Masuknya ke aftermarket disebutkan Hernito Dwiyanto, Vice President Director PT FNI adalah untuk turut mengedukasi konsumen akan pentingnya kualitas klep bagi mesin.”Kita banyak menemukan produk-produk klep yang kualitasnya rendah sekali. Padahal fungsinya berhubungan erat dengan performa mesin,” sebut Hernito.(Arif/nm) Foto: Arif

LEAVE A REPLY

*