Antusias Tinggi, Dominasi Scoopy di HMC 2017 Banjarmasin

0
348
Scoopy di hmc 2017 banjarmasin
Kontes modifikasi Honda di Banjar Baru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan bersamaan dengan jambore Scoopy yang juga mendominasi HMC. Foto: Afid

NaikMotor – Giliran Honda Modif Contest (HMC) 2017 seri ke-6 menyambangi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 30 Juli 2017. Uniknya, dominasi Scoopy di HMC 2017 Banjarmasin begitu nyata karena bersamaan dengan event khusus matik berdesain retro itu.

Seperti di beberapa kota penyelenggara HMC 2017 sebelumnya, kontes modif di Lapangan Murjani di Banjar Baru itu telah diikuti 93 peserta dengan peserta terbanyak di kelas Matic & Cub Stock Bolt-on sebanyak 38 peserta, diikuti Matic & Cub Advance 19 peserta, Free for All (FFA) 15, All Stock Advance <2006 11, Sport Advance 7 dan Sport Stock 3.

Menariknya di kelas Matic & Cub Stock Bolt-on dan Matic & Cub Advance motor peserta kebanyakan adalah model Scoopy di HMC 2017 Banjarmasin itu.

Afrizal Rachman, Marketings Manager PT Trio Motor, distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Kalimantan Selatan dan Tengah menyatakan, “HMC 2017 Banjarmasin ini memang dibarengi dengan Jambore Daerah Scoopy Carnaval, yang diikuti sekitar 1.000 pengguna Scoopy dan komunitas. Selain itu, pasar motor Honda Kalsel dan Kalteng memang didominasi Scoopy yang mencapai 45%. Sementara penguasaan pasar Matic sendiri mencapai 70%.”

Kontes modifikasi di kota Seribu Sungai mengusung We Create We Ride for Indonesia itu memang agak berkurang tahun 2017 ini, padahal biasanya mencapai lebih dari 140-an dikarenakan para pemodif Kalsel dan Kalteng itu sepertinya menahan diri.

“Tahun ini hanya sedikit proyek modif yang saya lakukan, karena masih coba kondisi dengan regulasi baru, dan menunggu event yang lebih terbuka lainnya,” kata seorang pemodif tanpa mau menyebutkan nama atau event lain yang dimaksud.

Soal ide-ide kreativitas para peserta kelas bolt-on dan advance memang mengacu untuk penggunaan harian, dengan tampilan melebihi kata biasa. Ide yang beragam mulai cutting sticker hingga part plug n play yang semarak, tak lupa beberapa peserta tampak menampilkan paint brush bertema etnik Dayak. (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*