Hebat!Jatuh Bangun, Pereli Indonesia Jawara Leg 1 AXCR 2017 Thailand Cetak Sejarah

0
Pereli Indonesia Jawara Leg 1 AXCR 2017 Thailand
Kadex Ramayadi mencatat sejarah sebagai orang Indonesia pertama kampiun di leg 1 AXCR 2017 Thailand, Senin (14/8/2017). Foto: Istimewa

NaikMotor – Semangat tinggi dan pantang menyerah diperlihatkan oleh Kadex Ramayadi dan Rudy Poa dari tim Furukawa Battery Indonesia di ajang Asia Cross Country Rally hari pertama. Dua pereli Indonesia jawara Leg 1 AXCR 2017 Thailand dengan menempatkan Kadex sebagai juara dan Rudy Poa di posisi kedua, Senin (14/8/2017).

Di leg pertama dari Woraburi Ayutthaya Convention Resort ke Kanchanaburi, peserta memulainya dengan Road Section (RS) pada pagi hari pukul 6.15 menempuh jarak  126km dengan target waktu 2 jam 45 menit menuju Selective Section (SS).

Pereli Indonesia jawara Leg 1 AXCR 2017 Thailand bukan dicapai dengan mudah. Di SS leg pertama dimulai pada pukul 9.05 yang menempuh jarak sepanjang 193km dengan waktu tempuh maksimal 6 jam 30 menit.  Kawasan yang dilalui adalah perkebunan tebu di sekitar wilayah militer dikombinasikan dengan perkampungan yang relatif sepi dari penduduk.

Trek di jalur SS cukup tricky dengan area perkebunan yang sempit namun memiliki cabang jalur banyak. Di sinilah penguasaaan navigasi mutlak diperlukan. Pengalaman membaca peta serta kondisi trek menjadi bekal utama.

Sebelum mengakhiri SS, peserta harus menyebrangi sungai yang tidak terlalu lebar. Leg pertama AXCR 2017 Thailand menempuh total jalur sejauh 347,73 km.

Kedua pereli tim Furukawa Battery Indonesia yang didukung oleh JNE, Pikoli, Rudy Project bukan tanpa hambatan untuk menjadi kampiun di leg ini. Mereka harus jatuh bangun serta kendala teknis di atas motor Husqvarna.

“Navigasi motor itu ada trip masternya dan road book holder. Hari ini baru sekitar 10 km roadbook saya bagian electric yang memutar peta tulip macet. Mungkin kertas ketebalan. Jadi selama hampir 50km mutar manual. Tapi etape hari ini navigasi sulit. Enggak tahu peta kurang baik atau memang sulit,” sebut Rudy Poa yang finis di urutan kedua di bawah Kadex.

Di tengah masalah yang mendera navigasinya, Rudy akhirnya bertemu Kadex dan membuntutinya sepanjang SS berlangsung. Masalah kembali datang, 40km sebelum finish Kadex mengalami insiden jatuh ke sungai membuat trip masternya hancur. “ Jadi dia pake peta engga pake trip master. Saya pake tripmaster engga pake peta,” cerita Rudy.

Sementara Kadex yang start posisi paling buncit menjelaskan dirinya jatuh gara-gara menyalip mobil di trek kering berdebu.”Jalannya hilang tertutup debu saat menyalip, tahu-tahu saya sudah di di bawah sungai kering. Saya jatuh dan odometer rusak,” kisahnya.

Berjalan tanpa odometer, Kadex mengandalkan feeling saat membaca trek menghitung jarak. “Saya lihat bekas jejak ban mobil,  karena mobil dilepas cuma beda 1 jam, jalurnya lebar, meski banyak jebakan,” ujar Kadex yang saat ini berupaya keras memperbaiki sistem navigasinya.

Meski Kadex dan Rudy masing-masing finis di urutan kesembilan, namun dari result resmi yang dikeluarkan, ternyata mereka memiliki waktu tempuh lebih cepat saat SS yakni 4 jam 53 menit, 14 detik untuk Kadex dan 5 jam, 5 menit 42 detik untuk Rudy. Sementara pereli yang lain mendapat hukuman penalti. Jadilah pereli Indonesia jawara Leg 1 AXCR 2017 Thailand dan membuat sejarah baru.

Sementara di kategori mobil, tim Furukawa Battery Indonesia yang diperkuat Lody Natasha dan Memen Harianto berhasil menyelesaikan lomba di urutan ke-16 setelah mobilnya mengalami masalah pada girboks. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here