NaikMotor – Mesin 2 langkah atau 2 tak, yang selama ini dikenal ringan namun polutif, kini kembali dilirik berkat inovasi teknologi dari perusahaan besar seperti General Motors (GM) dan Kawasaki.
Belajar dari kegagalan masa lalu (seperti Bimota V-Due), teknologi baru ini harus terbukti tangguh dan tidak terlalu rumit. Teknologi 2 Tak dari kedua pabrikan itu fokus utamanya memperbaiki kelemahan historis mesin ini yaitu konsumsi bahan bakar yang boros dan emisi tinggi, tanpa menghilangkan keunggulan desainnya yang ringkas.
GM misalnya mengembangkan movable liner (pelapis silinder yang bisa bergerak) yang dikontrol secara elektronik. Teknologi ini mengoptimalkan toleransi mekanis, mengurangi gesekan, serta meningkatkan performa baik saat mesin dingin maupun saat bekerja maksimal.
Sedangkan Kawasaki menggabungkan Direct Injection, Turbocharging, dan katup elektronik. Direct injection memastikan bahan bakar hanya masuk di saat yang tepat untuk mencegah kebocoran campuran udara-bahan bakar ke saluran buang, sehingga jauh lebih efisien dan bersih.
Baca Juga: Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Rilis, Mesin Injeksi Plus Rem ABS













