AOP banner
Monday, January 5, 2026
Blog

Helm Cerdas Caberg Punya SOS Medical ID, Simpan Data Medis untuk Situasi Darurat

0
Helm Caberg
Helm pintar dari Caberg bisa rekam status medis pengendara. Foto: Caberg

NaikMotor – Produsen helm asal Italia, Caberg, memperkenalkan inovasi terbaru di dunia keselamatan berkendara roda dua melalui sistem SOS Medical ID.

Teknologi ini memungkinkan helm sepeda motor menyimpan informasi medis penting pengendara, yang dapat diakses dengan cepat saat terjadi kondisi darurat.

Sistem SOS Medical ID dikembangkan sebagai mikrochip terintegrasi di dalam helm, tanpa mengubah desain maupun kenyamanan penggunaan. Teknologi ini memanfaatkan NFC (Near Field Communication), sehingga data dapat dibaca hanya dengan mendekatkan ponsel pintar yang kompatibel ke area khusus pada helm.

Keunggulan utama dari sistem ini adalah kemudahannya. Tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan, menggunakan tag khusus, atau memasukkan kode, informasi penting seperti alergi, kondisi medis, golongan darah, kontak darurat, hingga lokasi pengendara dapat langsung diakses oleh petugas medis atau pihak yang pertama memberikan pertolongan.

Hampir semua smartphone modern telah mendukung NFC, termasuk seluruh lini iPhone sejak iPhone 6.

Baca Juga: Helm Futuristis Roof DJagger: Mekanisme Otomatis Mirip Iron Man

Ganti Ban Aspira Premio Sportivo di Shop & Bike, Lebih Hemat Pakai E-Voucher

0
Aspira Premio Ban
Promo Astra Otoshop beli ban Aspira Premio Sportivo di Shop & Bike dapat diskon. Foto: AOS

NaikMotor – Promo menarik kembali dihadirkan Astra Otoshop melalui program E-Voucher Shop & Bike yang memberikan kemudahan sekaligus keuntungan lebih bagi pengendara motor.

Melalui promo ini, konsumen bisa menikmati diskon pemasangan ban Aspira Premio Sportivo, salah satu ban motor yang dikenal memiliki performa stabil, daya cengkeram optimal, serta nyaman digunakan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak menengah.

E-Voucher Shop & Bike Ban Depan Aspira Premio Sportivo Tubeless dapat dibeli secara praktis melalui Astra Otoshop. Konsumen cukup memilih outlet Shop & Bike yang diinginkan, kemudian klik “Beli Sekarang”.

Setelah proses pembayaran selesai, voucher elektronik akan langsung diterbitkan dan dikirimkan ke email pelanggan. Voucher ini memiliki masa berlaku hingga 30 hari sejak tanggal pembelian.

Perlu diperhatikan, e-voucher ini tidak mengirimkan ban ke alamat pelanggan. Seluruh proses pemasangan dilakukan langsung di outlet Shop & Bike yang telah dipilih. Saat datang ke lokasi, pelanggan hanya perlu menunjukkan kode voucher elektronik kepada petugas, dan pemasangan ban akan dilakukan oleh teknisi profesional.

Baca Juga: Aspira Luncurkan Oli Transmisi Scooter Gear Oil untuk Motor Matic

SYM DRGBT 2026 Meluncur, Skutik Maxi Taiwan Kaya Fitur

0
SYM DRGBT 2026
SYM DRGBT 2026, skutik maxi Taiwan penuh fitur. Foto: SYM

NaikMotor – SYM DRGBT 2026 resmi diperkenalkan menjadi motor matic bergaya sporty dengan beragam fitur canggih.

Skutik asal Taiwan ini tidak hanya membawa penyegaran warna, tetapi juga peningkatan nyata pada teknologi keselamatan dan performa, menjadikannya salah satu skuter paling canggih di kelasnya.

Selama ini, SYM DRGBT dikenal sebagai skuter sporty bertenaga di segmen 150 cc di Taiwan. Desain Art-Fusion yang terinspirasi dari bio-naga, postur agresif, serta mesin berpendingin cairan menjadi ciri khasnya. Generasi sebelumnya bahkan berhasil meraih Red Dot Design Award 2024, menegaskan keseriusan SYM dalam mengembangkan model ini.

Memasuki versi 2026, fokus utama pembaruan ada pada sektor keselamatan. SYM DRGBT 2026 kini menjadi satu-satunya skuter di Taiwan yang dibekali kombinasi ABS dan Cornering Traction Control System (TCS).

Teknologi ini memungkinkan sistem memantau kondisi motor secara real-time, sehingga pengereman dan akselerasi tetap terkontrol saat motor berada dalam kondisi menikung. Fitur ini sebelumnya hanya tersedia pada sepeda motor berkapasitas mesin lebih besar.

Baca Juga: Skuter Hybrid SYM PE3, Bisa Tempuh 300 km dengan 3L BBM

Motocamp Ride – Year End Ride Out, Cara Seru NaikMotor, Gila Gimmick dan Chagii Amelia Sambut Tahun Baru 2026

0
Motocamp Ride
Motocamp Ride - Year End Ride Out sukses digelar. Foto: NaikMotor

NaikMotor – Menutup akhir tahun 2025 dengan cara berbeda, NaikMotor.com bersama Gila Gimmick menghadirkan Motocamp Ride – Year End Ride Out.

Kegiatan ini turut menggandeng Chagii Amelia, influencer sekaligus lady biker yang aktif di dunia roda dua Indonesia, sebagai bagian dari rangkaian acara yang mengusung konsep riding, camping, dan kebersamaan menyambut tahun baru 2026.

MotoRide Camp – Year End Ride Out digelar selama dua hari, 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, dengan Boekit Saila, Sentul, sebagai lokasi utama. Event ini dirancang sebagai ruang berkumpul para pengendara sepeda motor lintas komunitas untuk menutup tahun dengan perjalanan bersama, bermalam di alam terbuka, serta mengikuti berbagai aktivitas interaktif.

Kegiatan hari pertama diawali dari MotoExpress Subur Motor, Tapos sebagai titik kumpul. Setelah proses registrasi dan briefing singkat, peserta melakukan ride out menuju Boekit Saila. Menariknya, sebelum perjalanan dimulai, salah satu peserta berkesempatan mengganti ban motor menggunakan produk IRC Tire sebagai pembuktian ketangguhan ban tersebut saat melibas jalur menuju lokasi camping.

Setibanya di venue, peserta kembali melakukan registrasi ulang, pembagian area tenda, serta menikmati waktu bebas untuk beristirahat, mengeksplor area, dan bersantai bersama sesama bikers.

Baca Juga: 2Stroke Tangsel x NaikMotor Gelar Night Ride Awal Tahun, Dihadiri Ratusan Rider

Reli Dakar 2026 Etape 1, Canet Kembali Dominan

0
Dakar 2026 Etape 1
Edgar Canet pereli KTM kembali podium teratas di Reli Dakar 2026 Etape 1. Foto: dakar

NaikMotor – Pereli KTM asal Spanyol, Edgar Canet, kembali dominan di podium tertinggi. Setelah memenangkan babak prolog di Yanbu, Canet berhasil mengamankan kemenangan di Etape 1 Reli Dakar 2026, (4/1/2026).

Etape 1 menghadapi lintasan sepanjang 524 km di sekitar Yanbu dan special stage 305 km. Etape itu sendiri menjanjikan kecepatan yang tinggi secara keseluruhan dengan campuran medan, tetapi ada peringatan untuk waspada terhadap bebatuan tajam di beberapa tempat bisa membuat ban robek dan semak-semak kering bisa menjadi masalah. Hari itu juga berangin, yang menurut juara bertahan Daniel Sanders sulit untuk mengejar waktu.

Navigasi selalu menjadi elemen kunci sejak awal dan sejumlah pereli kawakan yang secara mengejutkan tersesat oleh titik jalan awal termasuk Sanders yang kehilangan waktu di sana. Itu adalah peringatan dini bagi semua orang, ditambah pula sinar matahari yang terhalangi debu.

Uniknya, start Etape 1 untuk kelas RallyGP pemenang prolog dapat memilih posisi start mereka pada briefing bivak malam sebelumnya.  Sebagai pemenang prolog, Edgar Canet memilih posisi terakhir di antara 16 pereli, yaitu posisi ke-15 setelah rekan setimnya dan pemenang Dakar 2025, Daniel Sanders, memilih posisi ke-16, sebuah langkah yang menurut beberapa pihak merupakan strategi KTM yang disengaja.

Baca Juga: Reli Dakar 2026 Prolog, Pereli KTM Catat Sejarah Sebagai Pemenang Termuda
Dakar 2026 Etape 1
Sanders

Bosch Rayakan 30 Tahun ABS Sepeda Motor, Teknologi Keselamatan Jadi Standar Dunia

0
ABS Bosch Rem
Bosch rayakan 30 tahun rem ABS di sepeda motor. Foto: Bosch, Yamaha, Visordown

NaikMotor – Bosch merayakan 30 tahun kehadiran sistem pengereman ABS untuk sepeda motor. 

Tiga dekade lalu, ABS sempat dianggap tidak perlu dan bahkan berbahaya bagi motor. Kini, ABS justru menjadi standar keselamatan penting di dunia roda dua, dan Bosch berperan besar dalam perubahan tersebut.

Bosch menyebut Kawasaki GPZ1100 tahun 1995 sebagai sepeda motor produksi pertama yang memakai ABS, meski BMW K100 pada 1988 juga kerap disebut sebagai pelopor. Tantangan terbesar saat itu adalah membuat ABS bekerja di sepeda motor yang lebih ringan, mudah miring, dan memiliki toleransi kesalahan jauh lebih kecil dibanding mobil.

Seiring waktu, teknologi ABS terus berkembang menjadi lebih ringan, lebih cepat, dan lebih akurat. Lompatan besar terjadi pada 2013 lewat hadirnya Motorcycle Stability Control (MSC).

Sistem ini menggunakan sensor IMU untuk membaca kondisi motor secara menyeluruh, termasuk saat miring di tikungan. Dengan MSC, pengereman di tikungan menjadi lebih aman dan terkontrol.

Baca Juga: Bosch Hadirkan Enam Teknologi Radar Terbaru untuk Sepeda Motor, Debut di KTM

Riding With Dad Vol. 8 Hadirkan City Rolling dan Edukasi Peran Ayah Bersama Anak

0
Riding With Dad Vol. 8
Riding With Dad Vol. 8 sukses digelar. Foto: RWD

NaikMotor – Kegiatan Riding With Dad Vol. 8 kembali digelar dan kali ini berlangsung di Kota Bogor pada 28 Desember 2025.

Acara ini diikuti oleh 76 peserta yang terdiri dari ayah dan anak, dengan tujuan mempererat hubungan emosional keluarga melalui aktivitas riding dan edukasi bersama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan city rolling yang dimulai dari SPBU Pajajaran dan berakhir di Agreya Coffee.

Para peserta melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor dengan tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, mulai dari penggunaan helm, perlengkapan pengaman anak, hingga menjaga kecepatan selama berkendara.

 

City rolling ini menjadi momen kebersamaan yang bermakna bagi ayah dan anak. Selain sebagai sarana rekreasi, kegiatan ini juga menjadi simbol kehadiran ayah dalam meluangkan waktu berkualitas bersama anak di tengah kesibukan sehari-hari.

Baca Juga: Michelin Indonesia Tekankan Peran Ban Motor untuk Keselamatan Riding Akhir Tahun

Kebangkitan Teknologi 2 Tak, Tidak Lagi Boros dan Polutif

0
Teknologi 2 Tak
Teknologi 2 Tak GM dengan dengan moveable linier. Foto: gm

NaikMotor – Mesin 2 langkah atau 2 tak, yang selama ini dikenal ringan namun polutif, kini kembali dilirik berkat inovasi teknologi dari perusahaan besar seperti General Motors (GM) dan Kawasaki.

Belajar dari kegagalan masa lalu (seperti Bimota V-Due), teknologi baru ini harus terbukti tangguh dan tidak terlalu rumit. Teknologi 2 Tak dari kedua pabrikan itu fokus utamanya memperbaiki kelemahan historis mesin ini yaitu konsumsi bahan bakar yang boros dan emisi tinggi, tanpa menghilangkan keunggulan desainnya yang ringkas.

GM misalnya mengembangkan movable liner (pelapis silinder yang bisa bergerak) yang dikontrol secara elektronik. Teknologi ini mengoptimalkan toleransi mekanis, mengurangi gesekan, serta meningkatkan performa baik saat mesin dingin maupun saat bekerja maksimal.

Sedangkan Kawasaki menggabungkan Direct Injection, Turbocharging, dan katup elektronik. Direct injection memastikan bahan bakar hanya masuk di saat yang tepat untuk mencegah kebocoran campuran udara-bahan bakar ke saluran buang, sehingga jauh lebih efisien dan bersih.

Baca Juga: Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Rilis, Mesin Injeksi Plus Rem ABS
Teknologi 2 Tak
Teknologi 2 Tak Kawasaki

Reli Dakar 2026 Prolog, Pereli KTM Catat Sejarah Sebagai Pemenang Termuda

0
Dakar 2026 Prolog
Edgar Canet dari KTM terdepan di Prolog Reli Dakar 2026. Foto: dakar

NaikMotor – Pereli muda asal Spanyol, Edgar Canet, dari Tim Pabrikan KTM akan terdepan di Etape 1. Canet menjadi pereli termuda yang memenangkan Prolog Reli Dakar, ketika terdepan di Prolog Reli Dakar 2026.

Reli Dakar 2026 dimulai dengan Prolog (3/1/2026) dengan lintasan sepanjang 23 km yang berlokasi 40 km dari bivak. Medan didominasi oleh ngarai berbatu dan pasir lunak, dengan bagian teknis bertipe “trial” di KM 10 serta navigasi arah (CAP) yang sulit di KM 17.

Pada Prolog, Tomas Gavardo menjadi pembuka jalan yang impresif. Tanpa jejak ban untuk diikuti, ia memimpin klasemen cukup lama sebelum akhirnya dipatahkan oleh juara bertahan kelas Original by Motul, Emanuel Gyenes. Namun, memasuki kategori RallyGP, Edgar Canet langsung menghancurkan catatan waktu dengan torehan 11 menit 32 detik.

Kemenangan Canet yang berusia 20 tahun juga diraih pada penampilan pertamanya di kelas RallyGP menggunakan motor pabrikan KTM. Sebagai juara bertahan, KTM memulai kompetisi tahun 2026 dengan hasil yang sangat dominan, langsung memimpin klasemen melalui pembalap muda berbakat mereka.

Tim pabrikan asal Austria ini mencatatkan awal yang sempurna dengan menempatkan tiga pembalapnya di posisi empat besar, Edgar Canet (P1), juara bertahan Daniel Sanders (+3 detik) rekan setim Canet, Ricky Brabec (+5 detik) rival dari tim Honda dan Luciano Benavides (+11 detik) rekan setim Canet.

Baca Juga: Reli Dakar 2026 Diikuti 115 Peserta Sepeda Motor, Dimulai Hari ini

Dakar 2026 Prolog

Fungsi Penting Lampu Rem, Jangan Membuat Gelagapan Pengendara Lain

0
Fungsi Penting Lampu Rem
Lampu rem harus menyala ketika dilakukan pengereman agar Pengendara lain waspada. Foto: dam

NaikMotor – Pernahkah mengalami momen menegangkan saat berkendara di belakang kendaraan yang tiba-tiba melambat drastis tanpa disertai lampu rem yang menyala? Itulah mengapa lampu rem memiliki fungsi penting.

Kondisi gelagapan akibat kendaraan di depan deselerasi mendadak tanpa nyala lampu rem seperti ini kerap membuat jantung berdegup kencang karena kaget dan minimnya waktu untuk bereaksi. Gambaran tersebut menunjukkan betapa penting fungsi lampu rem pada kendaraan, termasuk sepeda motor yang sehari-hari kita gunakan sebagai teman beraktivitas.

Sayangnya, komponen penting ini sering luput dari perhatian pemilik kendaraan. Letaknya yang berada di belakang membuat lampu rem tidak terlihat langsung oleh pengendara saat berkendara. Padahal, lampu rem yang tidak berfungsi menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan tabrak belakang, bahkan bisa berujung pada tabrakan beruntun.

Sub Department head Technical Training PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman, menjelaskan, lampu rem bukan sekadar aksesoris atau pelengkap pencahayaan di malam hari. Fungsinya jauh lebih krusial, di antaranya sebagai alat komunikasi visual di jalan raya. Ketika kita mengerem, lampu rem menjadi satu-satunya “bahasa” universal yang memberi isyarat kepada pengendara di belakang untuk segera mengurangi kecepatan.

“Dengan keterbatasan waktu reaksi manusia, keberadaan lampu rem memberikan detik-detik berharga untuk mengantisipasi pengereman mendadak. Selain itu, dari sisi regulasi lalu lintas, kendaraan dengan lampu isyarat yang tidak berfungsi termasuk lampu rem dilarang beroperasi karena membahayakan keselamatan dan berpotensi terkena tilang,” ujar Ade.

Baca Juga: Begini Penggunaan Box Motor yang Aman Buat Berkendara