Zarco Mulai Tebar Ancaman di Tes MotoGP Sepang

0
Zarco
Johann Zarco di Tes MotoGP Sepang. Foto: Crash Media

NaikMotor – Hari kedua Tes MotoGP Sepang 2017 (31/1/2017) dilewati dengan baik oleh pembalap rookie tim Monster Yamaha Tech3, Johann Zarco yang berhasil mendapatkan catatan waktu lap terbaik kelima, hanya sedikit lebih lambat dari Valentino Rossi.

Sebelum sesi tes resmi dibuka, Zarco sudah lebih dulu berkenalan dengan aspal Sirkuit Sepang, Malaysia pada pagi hari. Saat itu keadaan trek masih basah, sehingga pembalap asal Perancis itu menggunakan ban lunak pada Yamaha M1 tunggangannya.

Aksi curi start tersebut membuat juara dunia Moto2 berturut-turut tahun 2015 dan 2016 itu mendapatkan ritme balap yang pas di atas motornya. Kepercayaan dirinya sebagai pembalap rookie naik, dan hasilnya ia bisa tampil lebih cepat dari hari pertama Tes MotoGP Sepang. ia membukukan waktu lap tercepat 2 menit 0,343 detik.

“Saya tampil lebih baik karena kepercayaan diri sudah kembali. Saya memiliki feeling yang bagus di atas motor. Tentunya, hari ini (Selasa) lebih baik dari hari sebelumnya. Saya melangkah lebih jauh kea rah yang positif. Saya masih terus belajar,” ujar Zarco.

Setelah melakukan putaran dengan ban lunak di pagi hari, Zarco merasa lebih percaya diri menggunakan ban slick Michelin saat menjalani tes. Feeling-nya dalam mengendalikan motor di tikungan menjadi lebih baik, meski motor beberapa kali sliding.

“Saat trek belum (kering), saya keluar dengan ban lunak. Itu membantu saya memahami motor dan mendapatkan respon dari motor. Kemudian ketika keluar dengan ban slick, saya lebih santai dan bisa memaksimalkan kelebihan (motor) Yamaha. Ketika menggunakan ban lunak, motor terasa goyang dalam pengereman. Jika sudah merasa motor goyang, tapi tidak jatuh, anda akan merasa lebih percaya diri dengan ban slick,” cerita Zarco.

Pekerjaan rumah selanjutnya untuk pembalap berusia 26 tahun itu adalah meningkatkan kecepatan daya tahan tubuhnya di atas motor saat melakukan putaran dalam waktu lama. Untuk itu, di hari terakhir tes (2/1/2017), ia akan melakukan simulasi balap, melakukan putaran berturut-turut, guna mendapatkan waktu lap konstan.

“Simulasi balap akan sangat bagus. Mungkin 15 lap sudah cukup. Lihat saja besok. Jika (akan) melakukannya, saya harus melakukannya di awal (sesi tes). Jika melakukan tes terus menerus (secara berlebihan), tubuh tidak akan bisa melakukan apa-apa lagi setelah itu,” ungkap Zarco. (Yudistira/nm)

 

LEAVE A REPLY

*