Tugas Berbeda Iannone dan Rins di Tes MotoGP Australia 2017, Apa Itu?

0
87
Suzuki GSX-150 Diarak Keliling
Iannone dan Rins di acara Official Launching GSX-150. Foto: Dok. NMC

NaikMotor – Tim Suzuki Ecstar mencoba beberapa perangkat baru dalam tes MotoGP Australia 2017, di antaranya fairing dengan winglet terselubung. Tugas berbeda Iannone dan Rins di tes MotoGP Australia turut mempengaruhi hasil yang didapat keduanya.

Iannone dan Rins di tes MotoGP Australia didaulat oleh tim untuk mencoba berbagai setelan baru untuk mendapatkan pengembangan GSX-RR dari seorang top rider dan rookie di ajang balap bergengsi tersebut.

Kecepatan Iannone sejak hari kedua terlihat tidak konstan, sebab ia harus mencoba sasis, suspensi beberapa komponen baru pada Suzuki GSX-RR. Di hari terakhir, ia bisa mencetak waktu lap tercepat 1 menit 29,547 detik, menempatkannya di urutan 13 daftar pencetak waktu lap terbaik.

Meski belum optimal di tes MotoGP Australia, Iannone sudah bisa mengendalikan GSX-RR dengan baik. power motor yang lebih ramah ketimbang Desmosedici GP16 yang ia gunakan tahun lalu membuatnya cepat beradaptasi.

“Motor (Suzuki GSX-RR) memiliki power yang lebih lembut (dibandingkan motor Ducati). Sejak pertama kali mencoba motornya sudah enak. Motornya lincah, jadi saya tidak perlu menggunakan cornering speed tinggi seperti dengan motor yang dulu,”ujar Iannone dalam konferensi pers launching Suzuki GSX-150 series di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan (18/2/2017).

Menurut salah satu kru Iannone, Angelo Iannone, di Australia, pembalap berjuluk ‘The Maniac’ bertindak seperti seorang test rider untuk Suzuki. “Iannone dan Rins memilik tujuan pengujian yang berbeda. Rins lebih ke lap time, karena ia pembalap baru dan masih beradaptasi dengan motor. Kalau Iannone mengetes semuanya, elektronik, mesin, suspensi untuk (pengembangan motor) jangka panjang. Makanya dia kemarin seperti test rider,” ungkapnya.

Di Phillip Island, Rins juga dilibatkan untuk menjajal fairing baru Suzuki GSX-RR. Tapi, sebagai pembalap rookie yang tidak sempat merasakan motor MotoGP dengan winglet, pembalap kelahiran 8 Desember 1995 itu tidak bisa menjelaskan secara rinci peran fairing berwinglet tersebut.

“Sesuatu yang bagus bisa mencoba perangkat baru (di motor), dan merupakan hal yang penting untuk mencoba fairing baru. saya tidak punya banyak pengalaman (di MotoGP), jadi saya tidak bisa menjelaskan perbedaan fairing lama dan baru. setelah (dari Indonesia) kami akan ke Jepang mengecek kondisi motor dan melihat data telemetri untuk mengetahui fungsi fairing baru,” jelas Rins.

Dua pembalap Suzuki MotoGP itu akan bertolak ke Jepang mengikuti tes wind tunnel GSX-RR sebelum mengikuti rangkaian tes terakhir di Qatar, 11-12 Maret mendatang. (Yudistira/nm)

 

LEAVE A REPLY

*