Diler Triumph GAS Bisa untuk Nongkrong, Tidak Terima Motor Bodong

2
Diler Triumph GAS
Diler Triumph milik GAS di Kemang Raya. Foto: Yudistira

NaikMotor – PT Garda Andalan Selaras (GAS) menggairahkan kembali Triumph di Indonesia dengan membuka diler baru di Jalan Kemang Raya No. 19, Jakarta Selatan yang melayani penjualan unit motor dan apparel Triumph. Diler Triumph GAS tersebut didesain untuk menjadi tempat nongkrong yang nyaman buat para bikers.

Sejak memegang keagenan Triumph bulan Agustus tahun lalu, GAS bergerak cepat mendongkrak penjualan sepeda motor legendaris asal Inggris tersebut. Diler dengan konsep tempat tongkrongan menjadi senjata untuk mendatangkan banyak bikers dan membuat mereka tertarik dengan motor Triumph.

“Kami tidak membatasi bikers siapa saja yang mau datang ke diler kami buat nongkrong. Engga harus punya Triumph kalau mau datang ke sini. Kami ingin mendekatkan dan mengenalkan (motor) Triumph kepada mereka yang belum punya motornya,” ujar Sales and Marketing Director PT GAS, Sapta Hariadji.

Dengan luas bangunan 582 meter persegi tiga lantai, GAS Motorcycle selaku distributor dan diler Triumph, memiliki ruang pamer motor, cafe termasuk ruang koleksi apparel serta riding gear. GAS Motorcycles memang tidak sekadar buat penggemar motor Triumph semata, namun juga menyasar kalangan penyuka fashion dan gaya hidup yang ingin tampil beda dengan apparel orisinal.

GAS memiliki diler dan workshop service di tempat terpisah. Showroom di Jalan Kemang Raya No. 19 dan workshop service di Jalan Benda Raya No.35, Jakarta Selatan. “Di sini (diler GAS) hanya menjual unit motor dan apparel. Workshop service di Benda ada empat pit untuk melayani perawatan motor,” sebut Presiden Direktur PT GAS, R Hari Triadji saat konferensi pers peresmian diler dan peluncuran lima produk anyar Triumph, Jumat (3/3/2017).

Tujuh bulan menangani bisnis Triumph di Tanah Air, GAS telah melakukan serangkaian kegiatan menggandeng komunitas, salah satunya Riders Association of Triumph (RAT). “Kami aktif mengadakan kegiatan touring, lalu Sunmori (Sunday Morning Ride) bersama lintas komunitas. Kami tidak membatasi komunitas motor lain yang ingin bergabung,” ujar pria yang akrab disapa Triwil.

Soal strategi penjualan, diler Triumph GAS tidak memiliki kiat-kiat khusus, hanya memanfaatkan jaringan kekerabatan dengan para penyuka moge.

“Kami bisa menjual 85 motor (dari Agustus sampai Desember 2016), tidak ada strategi (penjualan) khusus). Memanfaatkan network saja, karena saya sudah main moge puluhan tahun jadi banyak kenalan. Artis-artis seperti Tora Sudiro, Tarra Budiman, Omesh, dan Soleh Solihun itu kerabat saya juga dan mereka pakai Triumph. Sebenarnya saya bukan pedagang, tapi suka motor gede dan pegang (GAS) ini,” papar Triwil. Ia juga menambahkan bahwa GAS Motorcycle hanya menerima servis untuk motor yang bersurat, bukan motor bodong alias tanpa legalitas surat. (Yudistira/nm)

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

*