Alex Marquez Crash Lagi di Tes Qatar Hari ke 4, Alami Patah Tulang Telapak

0
Alex Marquez Crash
Alex Marquez alami crash di tes Qatar hari ke 4. Foto: MotoGP

NaikMotor – Pembalap Tim LCR Honda, Alex Marquez, kembali mengalami crash di tes MotoGP Qatar hari ke-4 atau Tes MotoGP 2021 Qatar #2 hari ke-2, (11/3/2021). Ini Crash ke-4 Alex selama gelaran tes pramusim yang digelar di Sirkuit Losail.

Alex juga mengalami crash di tes Qatar #1 yang digelar selama dua hari. Adik Marc Marquez ini tercatat terjatuh sebanyak tiga kali dalam tes pramusim di hari pertama dan kedua.

Jika pada sesi pertama Alex Marquez tidak mengalami luka serius dalam insiden kecelakaannya, berbeda dengan crash di sesi kedua ini. Pembalap kelahiran Spanyol ini mengalami fraktur kecil  atau retak tulang metacarpal di kaki kanannya.

“Saya memiliki highsider di turn 9 dan saya baik-baik saja, hanya di kaki tengah kanan saya memiliki fraktur kecil. Jika kondisinya baik pada hari Jumat, saya akan meminta dokter untuk membiarkan saya tetap balapan,” kata Alex.

Insiden kecil ini tidak akan bisa menghentikan Alex untuk tetap turun di awal musim MotoGP 2021. Menurutnya, patah tulang tidak akan membuatnya mengalami kesulitan dalam memacu motornya di lintasan.

“Saya belum tahu bagaimana dokter akan memeriksa kebugaran saya untuk mengemudi. Jika dia ingin aku melompat, aku akan melompat. Saya melaju di Le Mans pada 2017 dan 2018 dengan patah tulang nyata di tempat yang sama, tetapi di sebelah kiri

,” ujar Alex.

Tes Pramusim nampaknya kurang dimanfaatkan dengan maksimal oleh Alex Marquez. Alih-alih bisa menguji berbagai aspek di motornya, justru Alex malah mengalami crash dengan faktor penyebab yang sama, yakni ban. Bisa dibilang, selama 4 hari tes Qatar, Alex hanya berkutat dengan permasalahan di ban motornya.

Kendati demikian, dirinya mengaku akan mempersiapkan diri dengan matang untuk awal musim MotoGP 2021. Alex juga meminta maaf kepada tim karena sering membuat kesalahan dalam tes pramusim Qatar.

“Saya memasang ban baru, saya melakukan pengejaran waktu dan jatuh. Bodohnya, saya jatuh pada saat saya merasa hebat di sepeda motor. Kemudian saya agak terlalu cepat dan membuat kesalahan. Saya minta maaf untuk tim bahwa saya telah jatuh berkali-kali,” pungkasnya. (Dicky/Prob/NM)

LEAVE A REPLY

*