Pegadaian Mendapat Penghargaan Lelang Awards DitJen Kekayaan Negara Kemenkeu

0
11
Pegadaian Mendapat Penghargaan Lelang
Lelang Emas di Pegadaian. Foto: istimewa

NaikMotor – PT Pegadaian konsisten menyumbangkan kontribusi kepada negara dengan menyetorkan bea lelang sebagai PNBP hingga mendapatkan penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan. Pegadaian mendapat Penghargaan Lelang Awards DitJen Kekayaan Negara Kemenkeu, (15/11/2021).

Kegiatan tersebut meliputi dua jenis penghargaan yakni Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN Awards) dan Lelang Awards. BMN Awards diberikan setiap tahun kepada kementerian/lembaga yang memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan barang milik negara (BMN). BMN Awards terdiri dari lima kategori yaitu utilisasi BUMN, kepatuhan pelaporan BMN, sertifikasi BMN, Continuous Improvement dan Peer Collaboration.

Sedangkan penghargaan Lelang Awards terdiri dari empat kategori yakni lelang eksekusi terbaik, lelang noneksekusi wajib terbaik, lelang sukarela terbaik, dan mitra kolaborasi lelang.

“Penghargaan ini tentu sangat membanggakan seluruh Insan Pegadaian yang terus melakukan pengelolaan lelang dengan baik. Bagi kami tata kelola lelang yang transparan dan akuntabel merupakan hal penting sebagai salah satu implementasi prinsip-prinsip GCG. Kami yakin penghargaan ini semakin memotivasi kepada Insan Pegadaian untuk terus melakukan yang terbaik untuk nasabah, sekaligus berkontribusi kepada negara,” ucap Direktur Utama PT Pegadaian, Kuswiyoto, ketika menerima Penghargaan Lelang Awards.

Bea lelang yang disetor oleh Pegadaian terdiri dari bea lelang pembeli dan bea lelang penjual yang dipungut dari penjualan lelang barang jaminan yang jatuh tempo. Besaran rupiah bea lelang yang dipungut masing-masing sebesar 1% dari nilai penjualan lelang. Dana tersebut selanjutnya disetor kepada negara dan dicatat sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, “BMN merupakan komponen vital yang tak terpisahkan dari pelaksanaan tugas pemerintah, penopang roda pemerintahan, pelayanan publik serta pemerataan ekonomi nasional yang akan dirasakan manfaatnya dan akan terus tumbuh seiring dengan tumbuhnya perekonomian bangsa. Untuk itu BMN perlu dijaga dan dikelola dengan baik, salah satu upaya pengamanan BMN diwujudkan dengan Sertifikasi BMN berupa tanah dan asuransi BMN. Keberhasilan pengelolaan BMN tidak bisa dilepaskan dari sinergi Kementerian Keuangan melalui DJKN dengan seluruh kementerian dan lembaga serta satuan kerja di bawahnya.” (Rls/Raihan/Prob/NM)

LEAVE A REPLY

*