BMW Motorrad Disebut Siap Untuk Gantikan Suzuki di MotoGP

0
103
BMW M1000RR
BMW M1000RR yang dipakai di ajang World Superbike (WSBK). Foto: BMW Motorrad

NaikMotor – BMW disebut siap berkompetisi di MotoGP untuk menggantikan Suzuki. Hal ini disampaikan langsung oleh petinggi BMW itu sendiri.

Sebelumnya, Suzuki sudah memastikan diri akan mundur dari gelaran MotoGP di akhir 2022 nanti. Finansial jadi alasan utama pabrikan asal Jepang ini mundur dari MotoGP.

Melihat kekosongan ini, ada banyak tim yang ingin naik ke kelas MotoGP, terutama dari kelas Moto2. Namun, mereka yang tertarik ini merupakan tim satelit, sedangkan Bos Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta mengisyaratkan pengganti Suzuki adalah tim dari pabrikan, bukan tim satelit.

Ezpeleta menyebut jika ada pabrikan yang siap datang ke MotoGP dalam dua atau tahun ke depan. “Jawabannya, iya. Tetapi saya tidak bisa menyebut mereknya. Jika ada pabrikan yang benar-benar tertarik untuk gabung ke MotoGP dan berinvestasi jangka panjang di sini, kami selalu terbuka untuk itu,” katanya dari Speedweek.

Michael van der Mark
Michael van der Mark, pembalap BMW WSBK.

Sementara itu, BMW mengakui bahwa pihaknya sebenarnya tertarik untuk bergabung. Sayangnya, hal ini justru dipersulit oleh dewan direksi BMW sendiri. Hal ini disampaikan langsung oleh petinggi BMW yang identitasnya dirahasiakan.

“Bagi BMW Motorrad dan BMW AG, MotoGP selalu dipertimbangkan. Tetapi, itu tergantung siapa yang membuat keputusan akhir. Karlheinz Kalbfell dan Dr. Herbert Diess ingin bergabung, begitu pula Hendrik von Kuenheim. Sayangnya, mereka diperlambat oleh dewan direksi BMW AG,” ujarnya.

Dari segi kemungkinan, BMW memang dirasa layak untuk gabung ke MotoGP. Sebab, mereka telah menyuplai official safety car dan mobil dinas lainnya di MotoGP sejak 1999 lalu. Dan mulai di 2003, BMW juga membuat BMW M Award dan menghadiahkan mobil BMW gratis sebagai ajang apresiasi kepada pembalap terbaik.

Belum lagi, BMW adalah produsen sepeda motor terbesar kedua di Eropa. Jelas hal ini berdampak baik bagi finansial mereka, mengingat dana yang dibutuhkan untuk bergabung ke MotoGP juga memang tidak murah. (Galih/Prob/NM)

LEAVE A REPLY

*