Karena rangka standar Royal Enfield Classic 650 tidak lagi memadai, CW Zon membangun rangka hardtail baru lengkap dengan garpu depan tipe girder rancangan khusus.
Detail pengerjaannya sangat artistik, mulai dari pelat baja setebal 12 mm yang dibengkokkan lalu diukir tangan, hingga rel bawah rangka yang dapat dilepas untuk memudahkan instalasi mesin.
Motor ini kemudian dipasangkan dengan roda berukuran 26 inci di depan dan 18 inci di belakang, rem Performance Machine, cakram Hot Dock, serta master silinder Neo Factory. Tangki bahan bakar aluminium ditempatkan di bawah jok, sementara ruang tangki konvensional diisi kotak elektronik.
Sentuhan artistik juga datang dari Hanafusa Heritage Carving lewat ornamen kayu mahoni, serta pengerjaan kulit dari Kuureiyonsoku. Yuichi sendiri menambahkan detail pahatan aluminium berbentuk burung terbang sebagai simbol utama.
“Untuk merayakan karakter asli dari setiap material—baja, aluminium, dan kayu—saya membiarkan semua bagian eksteriornya tidak dicat. Tuas persnelingnya terbuat dari baja Damaskus tempa tangan. Saya sendiri mempelajari teknik penempaan dengan mengunjungi bengkel pandai besi Jepang, membeli tungku dan palu, dan menempa bagian tersebut sendiri.”






