Meski kemungkinan sulit masuk pasar Amerika atau Eropa karena standar performa dan regulasi, konsep motor listrik super sederhana ini justru berpotensi sukses di negara berkembang, termasuk di Indonesia.
Jika benar diproduksi massal, model ini bisa menjadi langkah realistis Honda untuk memperluas adopsi kendaraan listrik roda dua secara global. (Yuka/NM)




