Seluruh perangkat tersebut telah melalui proses rekondisi serta quality check menyeluruh agar dipastikan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Melalui program Re-Laptop Project, kami ingin memastikan perangkat operasional yang telah direkondisi dapat kembali memberikan nilai guna bagi masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan kontribusi berkelanjutan, baik dari sisi sosial maupun pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal,” ujar Ei Mochizuki, General Manager of Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Program ini dirancang untuk menjangkau sekolah-sekolah di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai tahap awal, distribusi pertama dilakukan di sekolah-sekolah di Bali.
Selanjutnya, melalui sistem rotasi, laptop-laptop tersebut akan disalurkan secara bergilir ke institusi pendidikan di daerah pedalaman lain yang masih memiliki keterbatasan fasilitas teknologi.
Suzuki tidak hanya fokus pada donasi perangkat, tetapi juga memastikan laptop tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui kolaborasi dengan Timedoor Academy.
Perusahaan ini akan menyediakan sistem pembelajaran terintegrasi lengkap dengan Learning Management System (LMS), serta pendampingan komprehensif kepada tenaga pendidik.





