Pada kesempatan tersebut, Aryo PS Djojohadikusumo menyampaikan bahwa kolaborasi dengan FIA merupakan langkah strategis untuk menghadirkan balapan kelas dunia ke Indonesia. “Bermitra dengan FIA, SARGA.CO sangat antusias dapat menghadirkan FIA Rallycross World Cup perdana di dunia ke Jakarta, Indonesia. Ini merupakan kebanggaan bagi Indonesia, khususnya Jakarta, karena menjadi negara dan kota pertama di dunia yang bertindak sebagai sebagai tuan rumah ajang rallycross world cup. Kami juga telah mengajukan agar pembalap Indonesia dapat berpartisipasi dalam ajang ini,” ujarnya.
Penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026 akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Berlokasi di kawasan wisata terpadu Ancol, ajang ini diharapkan menjadi daya tarik bagi penonton domestik maupun internasional.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kebanggaannya serta menginstruksikan seluruh jajaran untuk menyukseskan penyelenggaraan ajang tersebut.
“Kami merasa bangga dan terhormat Jakarta sebagai tuan rumah. Pemprov DKI Jakarta siap menyambut para pembalap dunia dalam event FIA Rallycross World Cup 2026, yang akan digelar 5-6 Desember 2026, di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol. Semoga tidak hanya tahun ini saja, namun akan secara rutin setiap tahun diadakan di Jakarta,” ujarnya di Balai Kota, pada Kamis (16/4).
Gubernur Pramono menegaskan kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung penyelenggaraan, mulai dari infrastruktur, pengamanan, hingga pengelolaan mobilitas selama acara berlangsung.
“Dukungan tersebut juga ditopang oleh kesiapan kawasan sekitar sirkuit yang terintegrasi dengan destinasi wisata, hotel, restoran, dan jaringan transportasi umum seperti TransJakarta dan KRL,” jelasnya.
Gubernur Pramono berharap ajang balap ini mampu menjadi penggerak ekonomi kota, memperkuat sport tourism, serta mengokohkan posisi Jakarta sebagai sport and entertainment city kelas dunia.
“Kehadiran FIA Rallycross World Cup 2026 diharapkan memberi dampak langsung pada sektor perhotelan, kuliner, transportasi, logistik, pariwisata, hingga UMKM lokal, sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang aktif dan kompetitif. Saya yakin acara seperti ini karena apa ya, lebih meriah, event-nya juga lebih luas, orang yang datang juga lebih banyak, pasti multiplier effect-nya juga semakin besar. Sehingga dengan demikian, mari kita nikmati,” ungkapnya. (Arif/nm)


