
“Hal ini penting agar wisatawan domestik dapat menjangkau dan mengeksplorasi kekayaan alam Indonesia secara lebih luas,” pungkas Sherly.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, secara resmi mengunjungi DXI 2026 di hari kedua. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap sinergi antara industri outdoor adventure dan ekonomi kreatif.
Menteri Ekraf menyambangi sejumlah booth peserta pameran untuk melihat langsung inovasi produk lokal, di antaranya Eiger, Hippocampus, Iwani, Java Side Mount, Kluk, Madlife, dan Respiro.
Dalam pernyataannya Menkraf menilai DXI sebagai platform strategis yang mempertemukan ekosistem industri outdoor dan gaya hidup agar mampu bersaing secara global. Mendorong produk kreatif berbasis gaya hidup luar ruang agar terus berkembang dan memiliki nilai tambah yang tinggi. (Rls/NM)
Memasuki hari kedua pameran, pengunjung juga disuguhkan edukasi-edukasi menarik melalui beberapa talkshow yang berada di main stage Hall B, JICC di antaranya Deep Extreme Gunung Kidul Nature: Culture and Challenge bersama Antonius Hary Sukmono, Hidden Paradise : Maluku Utara Uncovered bersama Sherly Tjoanda, All About Mermaid bersama Mermaid International, Perkembangan Dunia 2W & Relly Adventure Bersama Para Riders Profesional, Navigasi Karakter: Proses Kaderisasi Ala Mapala UI bersama para mahasiswa Mapala UI, Adventure Deady: Pain Free Performance bersama dr. Theresia, Women in Adventure bersama para wanita ahli di bidangnya.



