Crash tersebut membuat Alex Marquez semakin nyaman memimpin balapan, sementara Marco Bezzecchi naik ke posisi kedua untuk menjaga peluangnya.
Fabio Di Giannantonio kemudian berhasil menyalip Jorge Martin dan mengamankan posisi ketiga. Jorge Martin sendiri tampil cukup agresif sejak awal meski harus memulai balapan dari posisi ke-10 setelah terkena penalti grid.
Bezzecchi yang sebelumnya mencatat 121 lap beruntun memimpin balapan grand prix akhirnya harus mengakhiri rekor tersebut. Awalnya ia masih mampu menjaga jarak dengan Alex Marquez, namun performanya mulai menurun di pertengahan balapan.
Pembalap Aprilia itu akhirnya lebih fokus mempertahankan posisi kedua dari tekanan Fabio Di Giannantonio hingga garis finis.
Hari buruk Ducati tidak hanya menimpa Marc Marquez. Rekan setimnya, Pecco Bagnaia, juga gagal finis akibat masalah teknis setelah sebelumnya berjuang keras dari start yang kurang baik untuk kembali masuk ke posisi sepuluh besar.
Johann Zarco yang tampil kuat di Sprint Race juga tidak mampu mempertahankan performanya hingga akhir balapan. Ia sempat berada di posisi kelima sebelum akhirnya disalip Ai Ogura dan Raul Fernandez.




