Sementara itu, Muhammad Fadhil Musyavi yang saat ini berada di posisi ke-13 klasemen AP250 dengan 16 poin juga bertekad memperbaiki hasil balapannya.
Motegi memiliki arti khusus bagi pembalap muda tersebut karena menjadi sirkuit pertama yang ia jajal saat debut di kompetisi internasional pada ARRC 2025.
“Saya senang bisa ke Motegi lagi untuk menambah pengalaman balapan. Motegi jadi memori indah karena jadi trek pertama saya berkompetisi di ajang internasional. Ini menginspirasi saya buat tampil maksimal untuk mendapatkan hasil lebih baik,” ujar Muhammad Fadhil Musyavi.
Dengan bekal hasil positif pada dua seri sebelumnya dan pengalaman yang dimiliki para pembalap, Yamaha Racing Indonesia optimistis dapat kembali meraih podium sekaligus menambah poin penting dalam persaingan klasemen ARRC 2026. (Yuka/NM)




