Wijaya Kusuma Didapuk Sebagai Ketua VOID Pertama

1
Wijaya Kusuma Didapuk Sebagai Ketua VOID Pertama
Call of VOID ke-4, mengagendakan Munas perdana. Foto: istimewa

NaikMotor – Wijaya Kusuma terpilih menjadi Ketua VOID pertama, sesuai hasil Munas Versys Owner Indonesia (VOID) I yang berlangsung bersamaan dengan Call of VOID IV, 10-12 Desember 2016 di Bali. 

Call of VOID ke-4 kali ini tentunya merupakan merupakan hasil kerja keras para Viders, sebutan untuk anggota VOID. Mereka menyiapkannya hanya 2 bulan sebelumnya, padahal event kali ini menyelipkan agenda paling penting, Musyawarah Nasional (Munas) Perdana. Lembaga yang akan menentukan pondasi dan karakter organisasi VOID mendatang.

Dukungan terpenting pun datang dari tuan rumah, VOID Bali, yang bersedia mengorganisir event bersejarah bagi VOID tersebut. Di bawah komando Putu Dedi Sastrawan, persiapan demi persiapan dilakukan oleh panitia, mulai dari rencana keberangkatan, mengorganised towing sampai memberangkatkan team dari masing masing kota.

Dengan titik kumpul dari Surabaya, para Voiders touring menuju Bali pada 10 Desember 2016. Perjalanan dari pagi hingga sore ditingkahi cuaca yang mendera. Hujan deras dan banjir, meski ada saja insiden kecil, tetapi tak menyurutkan para pengguna Kawasaki Versys itu menuju titik tujuan, Hotel Amaris, Denpasar. Sebab, malam hari mereka akan segera mencurahkan ide, dan pandangan masa depan organisasi mereka.

Akhirnya, melalui diskusi dan pandangan yang dilandasi semangat kebersamaan itu, terbentuk lah kepengurusan perdana VOID dengan : Ketua – Wijaya Kusuma, Sekretariat Jenderal – Indra K Azhar dan Bendahara – Sandy Sidharta.

Void4
Wijaya Kusuma terpilih sebagai Ketua VOID Pertama, foto: istimewa

“Terima kasih kepada dewan pendiri yang telah membuat VOID ini tumbuh dan berkembang. Sebagai pengurus perdana, dengan masa bakti 1 tahun, tantangan kami banyak. Dari segi administrasi, yakni pembuatan akta pendirian dan perangkat lainnya untuk kelancaran administrasi tentunya. Dari segi perangkat organisasi, kami akan menyusun draft Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, pengangkatan pengurus bidang, pembentukan chapter yang segera dibentuk dalam 2 minggu,” papar Wijaya Kusuma melalui pesannya kepada naikmotor.com.

Wijaya Kusuma Didapuk Sebagai Ketua VOID Pertama
Touring adventure menyajikan panorama alam jalur Kintamani. Foto: Istimewa

Keesokan harinya, (11/12/2016) Call of VOID menyajikan menu wajib, touring adventure. Para petualang Voiders menjelajah Kintamani. Tracknya untuk para bikers cukup menantang dan menarik. Dan bagi pemula tentunya ini tantangan tersendiri. Jaraknya mungkin hanya 20 kilometer saja tetapi medan pasir bercampur tanah dan batu tentunya membuat adrenalin Voiders terpacu.

Sasaran berikutnya Bukit Jambul di Klungkung, tempat yang menyajikan pemandangan menakjubkan, sebab memadukan alam pegunungan dan lautan. Touring pun dilanjutkan hingga sore menuju Pantai Keramas untuk berkemah.

Wijaya Kusuma Didapuk Sebagai Ketua VOID Pertama
Menyerahkan bantuan sosial bagi KTH. Foto: Istimewa

Pada malam hari menjadi malam kebersamaan ditambah dengan kepedulian sesama, melakukan penyerahan bantuan kepada Komunitas Taman Hati. Sebuah komunitas sosial non profit, yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu. KTH adalah komunitas majemuk tanpa membedakan agama, suku, dan ras (kita semua adalah saudara dan sama di mata Tuhan).

Acara puncak yang ditunggu adalah pembagian doorprize sebelum ditutup dengan penyematan pin kepada perwakilan peserta VOID 4. Doorprize yang menambah kemeriahan acara itu merupakan dukungan para sponsor.

Seperti gearordeal.com yang memberikan doorprize berupa 5 buah XGrip, 2 Sarung Tangan Taichi, dan 10 buah lampu motor dan 1 side stand extender. Kemudian Keke Omura memberikan hadiah berupa Top Box Hepco and Becker, Kawasaki Kawan Sakti GIVI Box, Respiro, Alam Gear, Coriaz, Sunari Motor, Bali Hai, Telkomsel, BNI, Frescomoto, 7Gear dan masih banyak lagi.

Event ditutup keesokan harinya, (12/12/2016), sebelum berpisah kembali ke rumah masing-masing, para Voiders itu mengobarkan Nasionalisme mereka terlebih dahulu, dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.(Afid/nm)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*