Tips Sederhana Menjaga Performa Mesin

0
73

tips-rawat-motor

Jakarta (naikmotor) – Mesin sepeda motor produk masa kini memang semakin mudah perawatannya, seperti sistem pengapian sudah elektronik nyaris bebas perawatan, tak lagi menggunakan platina yang perlu penyetelan.

Bahkan banyak produk sudah mengandalkan injektor, tak lagi karburator untuk pengabutan bahan bakar. Sepertinya memang butuh mekanik untuk perawatan lebih lanjut. Tetapi sebenarnya ada beberapa perawatan atau tune-up yang masih bisa kita lakukan sendiri, agar mesin tetap terjaga performanya.

1.Periksa filter udara, sebab filter udara menentukan kesempurnaan campuran bahan bakar dan udara. Filter yang kotor akan menyumbat udara masuk sehingga tak optimal, akibatnya campuran udara terlalu kaya. Dan menyebabkan tenaga berkurang, serta penumpukan deposit arang pada ruang bakar.

Untuk itu bersihkan fiter udara secara berkala, jika menggunakan fiter udara yang bisa dbersihkan, Tiup dengan udara bertekanan dari arah dalam ke luar. Atau ganti untuk filter udara yang sudah sobek, gunakan filter udara yang orisinal.

2.Periksa kondisi busi, jika sudah aus ganti. Periksa pula kerenggangannya, umumnya antara 0,7-0,9 mm, bacalah petunjuk pada buku manual kepemilikan kendaraan.

Periksa pula kondisi elektrodanya, jika berwaran kecoklatan dan kering, berarti pembakaran cukup baik. Jika kekuningan, campuran terlalu kurus, sedangkan jika hitam, maka campuran terlalu kaya atau terjadi kebocoran pelumas jika disertai dengan kondisi basah. Jika demikian mintalah bantuan mekanik atau bengkel yang terpercaya untu memeriksa sistem bahan bakar atau kompresi ruang bakar.

3.Periksa oli, gantilah setiap 2.000 km. Untuk pergantian pelumas, gunakan spesifikasi oli yang sesuai rekomendasi pabrikan, bacalah petunjuk pergantian pada buku manual kepemilikan kendaraan.

Untuk mengganti oli, lakukan penyalaan mesin hingga mencapai suhu kerja atau selama 10 menit terlebih dahulu. Posisikan sepeda motor dengan standar tengah. Buka tutup pengisian terlebih dahulu, laluu buka baut pengurasan. Biarkan oli hingga benar-benar terkuras, kalau perlu bantu dengan tiupan udara bertekanan.

Isi kembali dengan pelumas yang baru hingga mencapai volume yang ditentukan, jangan terlalu banyak atau kurang, periksa dengan dipstick yang tersedia. Oli yang terlalu banyak akan membuat putaran mesin menjadi berat, terlalu sedikit, pelumasan tidak optimal.

Periksa volume oli setiap minggu, jika seringkali berkurang atau terlalu cepat berwarna gelap, periksakan motor ke mekanik atau bengkel terpercaya. Sebab mengindikasikan terjadinya kebocoran kompresi.

4.Dan jangan lupa periksa tekanan angin ban, sesuaikan dengan rekomendasi pabrik. Ban yang kempes akan memaksa mesin bekerja lebih keras, yang berarti hilangnya tenaga percuma dan juga pemborosan bahan bakar.(af/NM)

Tips-Busi_2

LEAVE A REPLY

*