Banyak Protes Chicane Baru, MotoGP Pakai Desain Lama Sirkuit Catalunya

0
Sirkuit Catalunya
MotoGP akan kembali memakai chicane lama buat F1 yang sudah dipakai sejak 2007. Chicane baru buat MotoGP dianggap banyak masalah. Foto: MotoGP

NaikMotor – Komisi keselamatan MotoGP memutuskan tidak memakai lay out chicane baru Sirkuit Catalunya, Spanyol. Gantinya, penyelenggara akan kembali memakai chicane musim lalu yang digunakan buat balapan F1. Penyebabnya, desain chicane baru dianggap lebih bermasalah.

Loris Capirossi, perwakilan Dorna Sports terkait masalah teknis keselamatan mengatakan, banyak pembalap MotoGP mengeluh dengan adanya chicane baru. Bukan semata soal bentuk tikungan, namun karena pengerjaannya yang kurang rapi alias bumpy.

“Para pembalap mengeluh lay out yang baru, mereka mengatakan chicane baru tidak dibuat dengan cara yang benar, ada banyak benjolan. Banyak yang meminta untuk kembali memakai lay out tahun lalu. Karena itulah kami di sini memastikan lintasan yang digunakan nanti adalah yang paling aman. Kami melihat saat free practice banyak kecelakaan. Motor juga tetap berada di jalurnya di ujung jalan, dan itu sangat berbahaya. Dengan chicane lama, kami tidak ingin kecelakaan, karena itulah para pembalap memintanya,” katanya.

Salah satu korban chicane baru Sirkuit Catalunya ialah Jack Miller yang mendapat black flag saat FP1. Pembalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS itu salah mengambil lajur selama 4 lap berturut-turut, ia masuk ke chicane buat F1, dan melewati chicane buat MotoGP.

Miller mengaku tidak melihat kesalahan sebab memang beda antara chicane buat F1 dan MotoGP cuma sebatas garis putih. Pembalap berpaspor Austrlia itu baru sadar ia salah ambil jalur saat Marc Marquez dan Cal Crutchlow menginstruksikannya untuk mengikuti.

Meski chicane baru menuai banyak kritik, namun bagi Marc Marquez disain baru adalah satu-satunya jalan jika yang dikejar merupakan keselamatan pembalap. Layout lama memang lebih natural, tapi ubahan yang dilakukan adalah semata untuk keamanan.

“Itu satu-satunya jalan. Pada akhirnya tata letaknya hanya berubah satu sudut. Banyak pengendara mengeluh banyak tapi tata letaknya tetap sama dengan tahun lalu (2016). Hanya ganti satu sudut saja. Ini berbeda. Tapi saat Anda mengambil ritme yang bagus, itu menyenangkan,” kata Marquez.

Pun demikian dengan Valentino Rossi, yang pendapatnya sangat didengar. Menurutnya, layout baru bukan perbedaan besar. “Ini sangat mirip. Kita perlu mengerti apa yang terjadi. Bagi saya, satu-satunya bagian yang benar-benar buruk dibandingkan tahun lalu adalah Anda harus melewati aspal baru,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tahun lalu, beberapa bagian Sirkuit Catalunya dirombak menyusul insiden pembalap Moto2 Luis Salom, yang tewas terjatuh saat sesi latihan bebas. Pengelola merombak disain sirkuit dengan menambahkan chicane baru yang dibuat setelah tikungan ke-12.

Bentuk chicane baru ini meniru bagian trek Sirkuit Catalunya untuk balapan F1 yang dipakai balap sejak 2007. Perbedaannya, tikungan buat MotoGP dibuat lebih pendek dari punya F1. Penambahan chicane dikatakan untuk memangkas kecepatan pembalap saat belok ke kanan.(Agl/NM)

 

LEAVE A REPLY

*