Intip Dua Motor Modifikasi Suzuki GSX 150 Series Beda Selera

0
Busi racing
Masih banyak yang memakai busi racing buat motor standar harian. Foto: Dok NMC

NaikMotor – Meski baru terbentuk, komunitas GSX Indonesia–Journalist Owner (GI-JOE) makin eksis. Para jurnalis pemilik Suzuki GSX 150 Series ini juga penggiat modifikasi biar terlihat berbeda dari tampilan standar. Seperti halnya dua motor modifikasi Suzuki GSX 150 milik pemburu berita otomotif berbeda selera.

Dua motor modifikasi Suzuki GSX 150 series tersebut tampil dalam kemasan sportbike tulen dan bergaya street fighter.

Motor pertama adalah Suzuki GSX-R150 milik Indra Kurniawan. Saban hari memotret motor modifikasi bengkel-bengkel terkemuka membuatnya ‘gatel’ supaya motornya ikut dipermak. Alhasil motor langsung dibawa ke Layz Motor, yang terkenal cakap membuat tampilan motor sport jadi lebih sangar.

Karena ia doyan ngebut, arah modifikasi mengambil inspirasi livery motor balap Suzuki jalan dulu yang dipakai Kevin Schwantz. Uniknya, jika biasanya orang lebih memilih livery Lucky Strike yang legendaris, namun pria yang akrab dipanggil Wawa ini justru memilih livery Pepsi yang lebih kalem.

“Biar orang langsung tahu, jadi rumusnya yang pertama kali lihat langsung tahu itu motor gua,” katanya. “Dan banyak yang belum tahu kalau motornya Kevin Schwantz bukan cuma livery Lucky Strike tapi juga ada yang livery Pepsi yang dipakai balap di Suzuki RGV500 tahun 1988,” imbuhnya.

Pemasangan stiker dikerjakan oleh Wandi Dharmansyah dari Graphic Factory, yang merupakan rekanan Layz Motor. Kelar urusan livery, Wawa menambahkan part aksesoris dan aftermarket untuk menunjang penampilan. Parts yang dipilih tidak neko-neko, yakni harus selaras dan terlihat tidak norak.

“Dari awal gua emang udah niat, pokoknya plat nomor keluar motor mau gua modif yang kesannya gua banget. Jadi orang tahu itu moor gua dan motor ini bisa mengantarkan gua menuangkan ide-ide nakal gua waktu melakukan pekerjaan,” pungkas pria yang baru merayakan ulang tahun ke- 26 ini.

Beda orang beda selera. Jika Wawa doyan balap, maka motor kedua, yakni GSX-S150 besutan Iksan Chuy lebih suka aliran street fighter. Tidak sulit bagi pria yang doyan touring ini mengubah tampilan motornya supaya lebih gahar, karena motor memang dasarnya sudah telanjang tinggal diberi sentuhan sedikit.

“Memang suka dengan aliran Street Fighter, karena sangar, macho, dan jadi perhatian kalo lagi dijalan. Pakai setang baplang ini bisa dibilang bekas motor lama, dari pada gak dipakai lagi, jadi coba pasang di GSX-S150. Gak ada yang diubah, hanya saja tali koping, dan tali gas jadi ketat banget,” katanya.

Soal kenyamanan, Iksan mengatakan memang jadi sedikit pegal karena posisi tangan melebar dan badan juga menunduk. “Tapi kalau sudah terbiasa enjoy aja, tau ritmenya biar gak pegel saat riding,” katanya yang mengatakan ke depan bakal memperkekar kaki-kaki dan ganti knalpot aftermarket.(Agl/NM)

Data modifikasi GSX-R150 Livery Pepsi:
Ban depan : Michelin Pilot Street Radial 110/70-17
Ban belakang : Michelin Pilot Street Radial 140/70-17
Pelek : Repaint Marchesini
Knalpot : Norifumi GTX Pro
Selang rem : Hel
Footstep : RSV Racing
Master Kopling : Brembo
Lever Guard : CNC
Sein : Rizoma
Handgrip : Anodzing
Bodi Sticker : Graphic Factory
Workshop : Layz Motor
Jalan Arteri Kelapa Dua No.90E Jakarta barat Tlp. 021 53663025 / 08999111939

Data modifikasi GSX-S150 Street Fighter:
Setang Baplang: RVS
Spion: Jalu
Single Seater: SARP
Frame Slider: Ninja RR
Tutup as roda dan jalu paddock : Fast Bikers

LEAVE A REPLY

*